Mendengar imbauan sebagai mitigasi atas bencana gempa, Roberth bukan menuruti, ia bahkan malah menertawakan imbauan Dwikorita. Tidak hanya menertawakan, Roberth terkesan mengejek Dwikorita yang melakukan mitigasi gempa dengan bersembunti di balik meja ketika guncangan terjadi.
"Iya. Ini lihat ini, harus ikut kepala BMKG. Iya, kepala Basarnas belum ikut. BMKG sudah langsung masuk meja, iya (tertawa)," ucap Robert menanggapi imbauan Dwikorita.
Sebagai kepala BMKG yang kerap menangani bencana, Dwikorita tentu memahami mitigasi apa yang harus segera dilakukan begitu terjadi guncangan. Cara mitigasi itu yang kemudian coba diimbau kembali Dwikorita melalui mikrofon di ruang rapat.
"Mohon izin sebentar bapak. Seandainya ada lagi (gempa) mohon untuk masuk di bawah meja. Dan kalau sudah tenang sebaiknya kita keluar melalui pintu dibagi, yang sebelah sana pintu sana, sebelah sana pintu sana," kata Dwikorita.
Roberth kemudian langsung menanggapi dengan memberi informasi bahwa banya ada satu pintu keluar di ruang rapat.
"Nggak ada pintu lain lagi bu, satu pintu saja," kata Roberth yang disusul kembali dengan tawa.
"Oh saya pikir ada, berarti hanya, sebetulnya sebaiknya dua tapi oke lah. Mungkin kita, kita anu aja dulu, kita jalan dulu aja. Nanti kalau ada lagi, sembunyi lagi (di bawah meja). Terima kasih," jawab Dwikorita.
Imbauan untuk keluar meninggalkan ruangan kali ini didengarkan Roberth. Ia memutuskan melakukan skors rapat, tetapi sikap cengengesan Robert masih belum berhenti.
"Iya. Harusnya, harusnya kalau gempa begini kita keluar dulu ya. Tunggu mungkin 30 menit kemudian baru kita masuk lagi. Jadi saya skors, kita keluar dulu lah. (Tertawa) ya?" tanya Roberth meminta persetujuan anggota untuk skors rapat.
"Mumpung tenang, kita keluar dulu," imbau Dwikorita.
"Iya, iya, iya. Jadi saya skors ya," tutup Roberth sambil mengetuk palu si meja pimpinan tanda rapat berakhir dengan skors.
Berita Terkait
-
Duh! Wakil Ketua Komisi V DPR RI Terciduk Tertawa Ngakak Saat Gempa Cianjur, Publik: RIP Etika Pimpinan Rapat
-
Wakil Ketua Komisi V DPR Malah Cengengesan Saat Gempa Cianjur, Ajakan Mitigasi BMKG Dibalas Kekehan
-
Kengerian Gempa Cianjur: Korban Tewas 56 Orang, Mobil Ringsek, Anggota DPR Berlarian
-
Panik Diguncang Gempa saat Rapat di DPR, Anak Buah Zikir 'Laa Ilaaha Illallah', Mendagri Tito Masuk WC
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Deathstalker: Hadir dengan Petualangan Pahlawan Barbar Melawan Penyihir!
-
Intip Spesifikasi Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro yang Tampil Lebih Maskulin di GIIAS 2026
-
Pasar Modal Indonesia Mulai Pulih, Ini Buktinya
-
Harga Motor Listrik Honda, Simak Perbedaan ICON e: vs EM1 e: vs CUV e:
-
Siswa Sekolah Rakyat Makassar Borong Medali di Tiga Ajang Bergengsi
-
3 Rekomendasi Sepatu Gumi Paling Worth It untuk Lari, Produk Lokal Harga Bersahabat
-
Songsong Indonesia Emas 2045, Wamendagri Ajak Mahasiswa Bangun Karakter & Kompetensi Kepemimpinan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini di Tengah Pertumbuhan Pesat Investor Saham
-
Kisah Sitti Fatimah Dorong Anaknya ke Laut Saat KMP Mutiara Sentosa Terbakar
-
Tips Memilih Smartwatch GPS untuk Trail Running, Ini 4 Rekomendasi Terbaiknya