Suara.com - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto 'diroasting' Cak Nun saat keduanya bertemu di acara Sinau Bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng di Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur, Senin (26/12/2022). Momen ini kini menjadi perbincangan hangat.
Cak Nun dan Prabowo tampaknya memiliki hubungan yang dekat. Untuk itu, Cak Nun kerap memberikan sindiran dan berikut deretan momennya saat ia 'meroasting' Ketua Umum Partai Gerindra.
Ledek Nyanyian Prabowo Lembek
Cak Nun meledek gaya menyanyi Prabowo di hadapan para jemaah Maiyah. Ia menyebut suara Ketua Umum Gerindra itu terlalu lembek dan satu-satunya lagu yang cocok untuknya adalah Maju Tak Gentar.
"Nek sing mau iku rodo terlalu lembek (kalau yang tadi itu agak terlalu lembek)," ujar Cak Nun.
"Saya memperhatikan secara ilmu musik ya, beliau itu nyanyinya itu hanya satu lagu yang coock untuk beliau yaitu Maju Tak Gentar," kata Cak Nun disambut tawa jemaah.
Menerima ledekan itu, Prabowo tidak merasa kesal. Ia terus mengikuti acara bersama Kiai Kanjeng, grup musik salawat yang kerap menemani Cak Nun untuk menyanyikan lagu nasional dan beberapa lagu lawas.
Cak Nun Sebut Prajurit Tidak Pensiun
Dalam acara tersebut, Cak Nun memang meminta Prabowo menyanyikan lagu nasional Maju Tak Gentar. Prabowo lantas mengatakan dirinya sudah pensiun sebagai prajurit.
Baca Juga: Kala Prabowo Salah Sebut Nama Cak Nun Jadi Cak Imin, Jemaah Maiyah Protes
“Kopassus dulu. Sekarang sudah pensiun. Purnawirawan,” ujar Prabowo sambil tertawa.
Cak Nun kemudian menimpali pernyataan Prabowo. Ia menyebut jika prajurit tidak akan pernah pensiun karena seumur hidup memiliki peran penting untuk berjuang demi negara.
“Prajurit tidak pernah pensiun. Untuk negeri kita seumur hidup prajurit itu berjuang,” pungkas Cak Nun.
Sindir Prabowo Menang Pilpres Hasil Manipulasi
Cak Nun dalam acara itu juga melempar sindirian jenaka yang mengundang tawa. Ia mengatakan jika Prabowo akan memenangkan Pilpres, namun dengan hasil manipulasi.
"Menjelang Pilpres beliau akan menang, tapi dimanipulasi," tutur Cak Nun yang langsung disangkal oleh Prabowo dengan gelengan kepala dan melambaikan tangan.
Berita Terkait
-
Kala Prabowo Salah Sebut Nama Cak Nun Jadi Cak Imin, Jemaah Maiyah Protes
-
Pelapor Lain Ogah Berdamai, Baim Wong dan Paula Verhoeven Masih Terancam 1 Tahun 4 Bulan Penjara Gegara Konten Prank KDRT
-
Disindir Cak Nun 'Nyaris Menang Tapi Dimanipulasi', Prabowo Dadah-dadah
-
Momen Prabowo Bela Jokowi di Hadapan Cak Nun, Akui Ada Kesalahan Pemerintah
-
'Terlalu Lembek' Cak Nun Ledek Nyanyian Prabowo di Depan Jemaah Maiyah
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
Terkini
-
Kenapa Pengumuman Sidang Isbat Sering Molor? Ini Penjelasan Kementerian Agama
-
PrabowoMegawati Bertemu di Istana, Pengamat Sebut Sinyal Konsolidasi Politik dan Jaga Stabilitas
-
Kasus Kebakaran Meningkat, Pemprov DKI Minta Warga Tak Lengah Tinggalkan Rumah Saat Mudik
-
Korlantas Ungkap Penyebab Macet Panjang di Tol Japek dan MBZ Hari Ini
-
Momen Hangat di Penghujung Ramadan: Prabowo Sambut Megawati di Istana, Bahas Apa?
-
Hilal Tak Terlihat, Warga Iran Bakal Rayakan Lebaran 2026 pada Sabtu 21 Maret
-
Laka Lantas Meningkat, Lelah dan Lalai Nyalip Jadi Pemicu Utama Kecelakaan saat Mudik 2026
-
Siapa Dalang Teror Air Keras Aktivis KontraS? DPR Desak Bongkar Aktor Intelektual Oknum BAIS TNI
-
Di Balik Pesta Mewah, Lettice Events Ubah Cara Kelola Limbah Makanan Lebih Efektif
-
Komnas HAM Dorong Agar Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilakukan Melalui Pengadilan Umum