Suara.com - Korban penculikan, Malika, akhirnya ditemukan setelah 26 hari bersama pelaku sejak 7 Desember 2022. Anak berusia enam tahun ini dibawa kabur seorang pria setelah sebelumnya diajak membeli ayam goreng dekat rumahnya di Jakarta Pusat.
Malika bersama pelaku ditemukan di kawasan Cipadu, Tangerang Selatan (Tangsel) pada Senin (2/1/2023) malam. Lantas, seperti apa fakta dan kronologi kasus penculikan ini? Berikut informasi selengkapnya.
1. Kronologi Penculikan
Malika dibawa kabur oleh pelaku pada Rabu (7/12/2022) dengan menggunakan bajaj dari Jalan Gunung Sahari 7A, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Ibunya, Oni, membeberkan kronologi penculikan sang anak.
Saat itu, anak sulungnya atau kakak Malika sedang berjaga di warung. Pelaku yang tidak asing bagi keluarga korban datang dari arah Kemayoran dan mampir untuk membeli teh.
Pelaku juga hendak membeli nasi, namun anak sulung Oni mengatakan di warungnya tidak memiliki nasi. Lantas, pelaku meminta kakak Malika itu untuk membeli beras dan memasaknya. Sementara ia akan membeli ayam goreng.
Pelaku kemudian mengajak Malika untuk ikut membeli ayam goreng. Sang ayah mengizinkannya sebab lokasi penjual ayam tidak jauh dari rumah. Namun hingga sore, Malika rupanya tak kunjung pulang.
Setelah ditelusuri, ada rekaman CCTV yang menunjukkan pelaku dan Malika di sekitar lokasi. Selesai membeli ayam goreng, keduanya tampak menaiki bajaj. Adapun jejak terakhir mereka berada di Stasiun Kota.
2. Malika Ditemukan Setelah 26 Hari
Baca Juga: Berbelit-belit saat Diperiksa Polisi, Dalih Pemulung Culik Malika karena Sayang dan Jaga Korban
Tim bentukan Kasat Reskrim Polres Metro Kota Jakarta Pusat menerima informasi keberadaan pelaku dan korban yang disebut sedang berada di kawasan Cipadu, Ciledug, Tangerang Selatan. Tepatnya pada Senin (2/1/2022) sekitar pukul 21.30 WIB.
Menerima informasi tersebut, polisi pun segera melakukan pencarian di kawasan Cipadu. Mereka menemukan pelaku bersama Malika yang dibawanya dengan menggunakan gerobak di Jl Wahid Hasyim.
3. Pelaku Ditangkap dan Ungkap Motifnya
Pada malam ditemukannya Malika, polisi juga langsung menangkap pelaku dan membawanya ke Mapolres Metro Jakarta Pusat. Ia diinterogasi dan motif penculikan pun dibeberkan oleh kepolisian kepada wartawan pada Selasa (3/1/2023).
Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, pelaku mengaku tidak berniat menculik Malika. Ia sengaja membawa Malika karena teringat dengan anaknya. Adapun mengenai informasi lebih lanjutnya belum diketahui, sebab pelaku hanya mengatakan kalimat yang tidak jelas.
4. Identitas Pelaku
Tag
Berita Terkait
-
Berbelit-belit saat Diperiksa Polisi, Dalih Pemulung Culik Malika karena Sayang dan Jaga Korban
-
Pelaku Penculikan Punya Jejak Kriminal Pencabulan, Polisi Tunggu Hasil Visum Malika di RS Polri
-
Jejak Kriminal Pemulung Penculik Malika di Jakpus, Pernah Dipenjara Kasus Pencabulan Anak
-
Tinggal Nomaden di Gerobak Selama Diculik, Iwan Ajak Malika jadi Pemulung
-
Penculiknya Berhasil Dibekuk Polisi, Malika Ditemukan di Dalam Gerobak
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter
-
Arahan Megawati ke Kader PDIP: Kritik Pemerintah Harus Berbasis Data, Bukan Emosi
-
Sikap Politik PDIP: Megawati Deklarasikan Jadi 'Kekuatan Penyeimbang', Bukan Oposisi
-
PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD, Megawati: Bertentangan dengan Putusan MK dan Semangat Reformasi
-
KPK Segera Periksa Eks Menag Yaqut dan Stafsusnya Terkait Korupsi Kuota Haji
-
Diperiksa 10 Jam, Petinggi PWNU Jakarta Bungkam Usai Dicecar KPK soal Korupsi Kuota Haji
-
KPK Periksa Petinggi PWNU Jakarta, Dalami Peran Biro Travel di Kasus Korupsi Haji
-
Kuasa Hukum Roy Suryo Sebut Kunjungan Eggi Sudjana ke Solo 'Bentuk Penyerahan Diri'
-
PDIP Kritik Pemotongan Anggaran Transfer, Desak Alokasi yang Adil untuk Daerah