Suara.com - Politikus PDI Perjuangan Adian Napitupulu turut menanggapi soal rencana pencapresan eks Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tahun 2024 mendatang.
Namun secara blak-blakan Adian mengaku tidak akan memilih Anies. Hal ini seperti yang diungkapkannya di podcast bersama Zulfan Lindan yang potongan videonya turut diunggah akun Twitter @Dew0W1snu.
"Buat Bung Adian, kalau Anies ini menjadi capres, saya tidak mengatakan setuju atau enggak, tapi bagus atau enggak sih?" tanya Zulfan, dikutip pada Rabu (4/1/2023).
Adian pun mengaku masih harus mempertimbangkan banyak hal bila Anies menjadi capresnya.
"Gimana ya? Ada banyak hal yang harus ditanya sama dia tentang sikapnya terkait banyak hal," tutur Adian.
"Kalau berdasarkan yang saya tahu sekarang, saya tidak setuju. Misalnya saya ditanya, 'Lu mau milih nggak?' (saya jawab) enggak. (Ditanya) 'Lu milih Anies nggak?' (saya jawab) enggak," sambungnya dengan penuh keyakinan.
Adian blak-blakan mengaku kinerja Anies selama menjadi Gubernur DKI Jakarta menjadi salah satu hal yang dijadikan pertimbangan sebelum memilih Anies.
"Tapi terlepas daripada itu, kalau saya pikir, aduh... ampun deh," ujar Adian.
Rupanya Adian huru-hara deklarasi capres ini dimulai terlalu cepat, sementara saat ini masih banyak masalah di tengah masyarakat yang harus diselesaikan.
Baca Juga: Gaduh Reshuffle: PDIP Vs NasDem Terlanjur Ribut, Jokowi Masih Kalem 'Tunggu Saja'
"Yuk kita turun, yuk kita lihat ke bawah, bagaimana beratnya persoalan hidup rakyat. Kalau kita turun ke bawah, bicara dengan rakyat, kita lihat bagaimana beratnya mereka menghadapi hidup hari ini, karena pandemi, potensi krisis, dan sebagainya, kayanya nggak pantas kita bicara presiden hari ini," jelas Adian.
"Kalau misalnya dibilang, 'Ya itu hak saya', ya betul. Tapi kalau kalian bicara presiden ini buat rakyat, kenapa tidak pikirkan rakyatnya dulu?" tandasnya.
Dilihat lebih lengkap di kanal YouTube Zulfan Lindan Unpacking Indonesia, Adian rupanya sempat membahas kemungkinan jika Anies menjadi presiden.
Menurut Adian, dengan narasi Anies sebagai antitesis Presiden Joko Widodo, maka kecil kemungkinan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu akan melanjutkan legacy yang sudah ada.
Termasuk di antaranya pembangunan IKN. "Yang paling tahu Anies sendiri, tapi aku sih khawatir aja nggak lanjut. Kalau pakai bahasanya Abang, antitesa, ya tidak," kata Adian.
Berita Terkait
-
Dukung Jokowi Terbitkan Perppu Cipta Kerja, PDIP Ungkit Krisis Ekonomi dan Negara-negara Gagal
-
KPK Disebut Bakal Naikkan Status Kasus Formula E ke Penyidikan, Akal-akalan buat Halangi Anies Baswedan?
-
Refly Harun Sebut Koalisi Perubahan NasDem, Demokrat, dan PKS Saling Gantung
-
Blak-blakan 'Orang Dalam' Dukung Puan Maharani di Pilpres 2024, Usul Gandeng Sosok Ini Jadi Cawapres
-
Ngeri, Luhut Pernah Ancam Habisi Nyawa Adian Napitupulu: Jangan Kau Lawan-lawan Aku!
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional