Suara.com - Beredar informasi yang menyatakan bahwa rumah mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan disita oleh Komisi Pemberantasan Kotupsi.
Informasi tersebut bermula dari sebuah akun YouTube yang tayang pada 2 Januari 2023.
Pada sampul dan judul video menarasikan bahwa rumah Anies disita usai terbukti korupsi selama menjadi Gubernur DKI Jakarta.
Berikut narasinya:
"RUMAH ANIES DI SITA KPK TEMUKAN BEBERAPA BUKTI KUAT KORUPSI DI DKI
Dosa Lama Anies Di DKI Terungkap,KPK Temukan Sejumlah Bukti Korupsi Triliunan Selama Menjabat Di DKI"
Lalu benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Video yang menyatakan bahwa rumah Anies Baswedan disita KPK adalah salah. Isi video berbeda dengan judul dan sampul yang tertera.
Baca Juga: CEK FAKTA: Laudya Cynthia Bella Resmi Menikah dengan Dimas Beck, Benarkah?
Pada isi video tersebut, tidak ada informasi yang menyebutkan bahwa rumah Anies disita KPK atas korupsi selama menjabat sebagai Gubernur DKI.
Video itu justru hanya menarasikan artikel opini dari Seword.com dengan judul "Intelektual Yang Gagal itu Akhirnya Menjadi Pembual Yang Membuat Mual" yang terbit pada 1 Januari 2023.
Artikel tersebut hanya membahas janji-janji Anies saat kampanye Pilkada DKI 2017 yang disebut tidak terealisasikan selama lima tahun sebagai Gubernur DKI.
Kesimpulan
Melalui berbagai penjelasan di atas maka video yang menyebutkan bahwa rumah Anies Baswedan disita KPK adalah salah karena terbukti korupsi
Video tersebut masuk dalam konten yang menyesatkan atai hoaks.
Berita Terkait
-
Prediksi Presiden 2024 Dibacakan, Fix Bukan Megawati
-
CEK FAKTA: Benarkah Orang yang Bersama Bung Karno dan Jenderal Soedirman Ini Kakek Anies Baswedan?
-
Berkat Suap Gubernur Papua Lukas Enembe, Perusahaan Rijatono Lakka Menangkan Proyek Rp41 Miliar
-
Eks Terpidana Korupsi Rommy Diserang hinga Jadi Sorotan Jokowi, PPP: Semua Agama Mengajarkan Bertaubat
-
Direktur PT TBP Rijatono Lakka Suap Gubernur Papua Lukas Enembe Demi Dapat Proyek Rp41 Miliar
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran