Suara.com - Menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) DKI masih menjadi mimpi bagi seorang Sigit Wijatmoko. Pria yang saat ini menjabat sebagai Asisten Pemerintahan Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta sudah dua kali gagal mengikuti seleksi pemilihan Pegawai Negeri Sipil (PNS) nomor satu di Pemprov DKI itu.
Seleksi Sekda DKI pertama yang diikutinya adalah pada tahun 2020 lalu. Sigit yang saat itu menjabat sebagai Wali Kota Jakarta Utara mengincar posisi yang ditinggalkan Saefullah.
Pada pemilihan ini, Sigit bisa dikatakan sudah mencapai babak "final" dari tahapan seleksi. Hanya ada dua nama yang menjadi lawannya, yakni Asisten Perekonomian Sekda DKI Sri Haryati dan Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali.
Namun, akhirnya Marullah Matali menjadi sosok keluar sebagai Sekda DKI terpilih.
Dua tahun kemudian, Sigit kembali mengincar posisi Sekda yang ditinggalkan Marullah Matali karena dicopot dan diangkat sebagai Deputi Bidang Budaya dan Pariwisata DKI.
Perjalanan Sigit dalam seleksi kali ini terbilang lebih singkat. Ia dinyatakan tak lolos tes kompetensi bidang berupa penulisan makalah dalam proses lelang jabatan Sekda.
Sigit tak lolos di tahapan awal ini bersama dua kandidat lain, yakni Bupati Kepulauan Seribu Junaedi dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan DKI Jakarta, Wahyu Haryadi.
Sementara tujuh kandidat yang lolos di antaranya adalah:
- Bayu Meghantara (Kepala Biro Organisasi dan Reformasi Birokrasi Setda DKI Jakarta)
- Benni Aguscandra (Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu DKI Jakarta)
- Dhany Sukma (Wali Kota Jakarta Pusat)
- Isnawa Adji (Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta)
- Joko Agus Setyono (Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi Bali)
- Michael Rolandi Cesnanta Brata (Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah DKI Jakarta)
- Syaefuloh Hidayat (Inspektur DKI Jakarta)
Baca Juga: Lelang Jabatan Sekda DKI, 3 Pendaftar Tidak Lulus Tes Kompetensi, Ini Daftarnya
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
Hadiri Pengukuhan Guru Besar UGM, Jusuf Kalla: Sikap Kritis Penting dalam Demokrasi
-
Divonis Bersalah, Ini Fakta Rangkaian Sidang Laras Faizati
-
Soal KPK Tak Pajang Tersangka, Novel Baswedan Soroti Dalih Kemanusiaan
-
Siaga Musim Hujan, Pemprov DKI Pangkas Sejumlah Pohon Sebelum Tumbang
-
Jakarta Selatan dan Timur Dibayangi Hujan Lebat dan Angin Kencang Siang Ini, Cek Wilayah Terdampak!
-
Terungkap! Ini yang Dikoreksi Prabowo dari Desain hingga Fungsi IKN
-
Tangis dan Amarah Bercampur, Pendukung Protes Keras Vonis Pidana Laras Faizati
-
Antisipasi Banjir, Jakarta Selatan Siagakan Puluhan Pompa Air di Titik Rawan
-
Doktor Ahli Pengadaan yang Bikin KPU Keok Terkait Ijazah Jokowi: Siapa Sebenarnya Bonatua Silalahi?
-
KPK: Eks Sekjen Kemnaker Heri Sudarmanto Diduga Terima Duit Pemerasan Rp12 Miliar