Suara.com - Polisi menyebut aktor Revaldo kembali menggunakan narkoba jenis sabu dan ganja pada tahun 2022. Alasan dia kembali menggunakan narkoba karena kembali kambuh alias ingin mencobanya lagi.
Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Donny Alexander mengungkapkan berdasar keterangan Revaldo yang bersangkutan biasa mengonsumsi sabu dan ganja sebanyak empat kali dalam seminggu.
"Alasannya karena permasalahan dari dalam dirinya sendiri mengalami relapse keinginan untuk melakukan lagi satu minggu empat kali semenjak 2022," kata Donny kepada wartawan, Jumat (13/1/2023).
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan menyebut Revaldo mengaku memperoleh narkoba jenis sabu dari seorang perempuan berinisial T. Sedangkan ganja dari pria berinisial G.
Zulpan mengatakan ini berdasar hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya terhadap Revaldo.
"Hasil introgasi menyatakan bahwa narkotika jenis sabu diperoleh dari seseorang yang berinisial T dan ganja tersebut diperoleh dari seseorang yang berinisial G," kata Zulpan kepada wartawan, Kamis (12/1/2023).
Zulpan menyampaikan bahwa kedua penyuplai narkoba ke Revaldo tersebut kekinian tengah diburu.
Sementara, Donny ketika itu menjelaskan bahwa Revaldo ditangkap seusai mengkonsumsi narkoba. Dari hasil tes urine yang dilakukan penyidik, pria berusia 40 tahun tersebut dinyatakan positif mengkonsumsi ganja, sabu dan ekstasi.
"Baru selesai konsumsi (narkoba)," ungkapnya.
Baca Juga: Kembali Ditangkap Polisi, Aktor Revaldo Ngaku Dapat Sabu dari Perempuan Inisial T
Berdasar foto yang diterima Suara.com, Revaldo ditangkap saat mengenakan kaos berwarna abu-abu. Raut wajahnya terlihat masih dalam kondisi pengaruh narkoba.
Di sisi lain, terlihat pula beberapa barang bukti yang diamankan pihak kepolisian. Bukti tersebut di antaranya bong atau alat isap sabu, plastik klip sisa sabu, pil ekstasi, ganja, kertas papir hingga korek api.
Ditangkap di Rumah
Terpisah, Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Mukti Juarsa ketika itu menyebut Revaldo ditangkap di kediamannya pada Rabu (11/1/2023) kemarin.
"Ditangkap kemarin, ini masih dalam penyelidikan," kata Mukti kepada wartawan, Kamis (12/1/2023).
Berita Terkait
-
Kembali Ditangkap Polisi, Aktor Revaldo Ngaku Dapat Sabu dari Perempuan Inisial T
-
Ditangkap Polisi saat Pakai Narkoba, Penampakan Tampang Revaldo Masih Nge-Fly
-
Sudah Tiga Kali Ditangkap Kasus Narkoba, Revaldo Gak Kapok-kapok Masuk Bui
-
Ditangkap di Rumah, Asal Muasal Sabu dan Ganja Aktor Revaldo Diusut Polisi
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade
-
Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!
-
Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan
-
Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu
-
Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!
-
WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun
-
Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat
-
Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel
-
SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!
-
Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran