Setelah berhasil dibangun hingga saat ini, diketahui Wisma Atlet kerap berganti-ganti fungsi. Fungsi-fungsi tersebut antara lain yaitu:
Jadi Mes Asian Games
Seperti diketahui bersama bahwa pada tahun 2018 Indonesia terpilih menjadi tuan rumah Asian Games dengan syarat memiliki sarana akomodasi atlet kontingen negara peserta.
Wisma Atlet yang memiliki luas lahan mencapai 11 hektar dan 10 tower dan 34 lantai akhirnya dipilih menjadi Mes Asian Games.
Syarat tersebut sebelumnya ada di bawah Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah DKI Jakarta. Namun, akhirnya diambil alih oleh Kementerian PUPR.
Keputusan tersebut diambil pada saat Pemprov DKI bertemu dengan pejabat Kemensesneg pada tanggal 23 Desember 2015.
Peresmiannya pun dilakukan pada awal tahun 2018 sekitar akhir bulan Februari. Wisma Atlet pun akhirnya sukses menjadi sarana akomodasi para atlet dan kontingen Asian Games 2018.
Setelah itu, wisma ini direncanakan menjadi rumah susun sewa (rusunawa) yang bisa dihuni oleh masyarakat dengan kategori berpenghasilan rendah.
Pada saat itu, tarif yang dipatok sekitar Rp 1 jutaan atau maksimum sepertiga dari UMP tempat bekerja.
Baca Juga: DPRD DKI Minta Pemprov Ambil Alih Wisma Atlet Jadi Rusun, Heru Budi: Masih Kita Bahas
Di tahun 2019, ada rencana bahwa Wisma ini akan dijadikan sebagai hunian aparatur sipil negara (ASN), dimana hal tersebut sejalan dengan institusi Presiden Jokowi.
Pada saat itu, Presiden Jokowi hendak menyediakan hunian untuk para ASN, TNI, dan juga Polri dengan skema sistem sewa.
Jadi Rumah Sakit Darurat Covid-19
Pada awal Maret 2020, kasus Covid-19 dilaporkan mulai masuk ke Indonesia dan akhirnya menjadikan Wisma Atlet sebagai RS Darurat Covid-19.
Wisma Atlet sendiri resmi beroperasi dan menjadi tulang punggung penanganan Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek pada tanggal 23 Maret 2020.
Tidak lama kemudian, pemerintah juga meresmikan Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Covid-19 di Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau pada tanggal 6 April 2020.
Sebagai informasi, RSDC Wisma Atlet sendiri sudah merawat pasien 131.195 Covid-19 terhitung sampai tanggal 26 Desember 2022.
Selama perjalanannya, RSDC Wisma Atlet berulang kali menghadapi gempuran lonjakan pasien Covid-19.
RSDC Wisma Atlet sudah mengalami tiga kali lonjakan pasien. Di tanggal 30 Juni 2021, puncak keterisian berada di angka 90,79 persen pada saat varian Delta menyerang.
Kapasitas BOR pun akhirnya bisa turun di angka yang rendah yaitu 1,46 pada tanggal 10 Desember 2021. Pada bulan Maret 2022, jumlah BOR berada di angka 10,60 persen.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
DPRD DKI Minta Pemprov Ambil Alih Wisma Atlet Jadi Rusun, Heru Budi: Masih Kita Bahas
-
Wisma Atlet Dituding Eks Staf Ahok Jadi Sarang Kuntilanak, PUPR Geram
-
Wisma Atlet Disebut Sarang Kuntilanak, Begini Kata Kementerian PUPR
-
6 Fakta Wisma Atlet Kemayoran, Disebut 'Banyak Kuntilanak' oleh DPRD DKI
-
Pengalaman dari Pecahnya Wabah COVID-19, Beijing Bikin Aturan Baru untuk Kegiatan Pengembangbiakan Virus
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Dilema Pencari Kerja: Mengapa Mencari Upah Layak Dianggap Pilih-pilih?
-
Di Balik Krisis Pertalite dan Solar: Saat Kenaikan Pertamax Memicu Efek Domino
-
Sudirman Said Mengaku Tak Dicecar soal Riza Chalid dalam Pemeriksaan Kasus Petral
-
Porprov Jateng 2026 Terapkan Sistem Real-Time, Hasil Pertandingan hingga Prestasi Dipantau Langsung
-
Langkah Isuzu di GIIAS 2026 Jadi Ujian Konsistensi di Tengah Ketatnya Pasar Kendaraan Niaga
-
Dituding Singgung Hubungan Rizky Nazar, Anjasmara Akhirnya Minta Maaf: Saya Tidak Sebut Nama
-
Indonesia Jadi Pasar Strategis Acerpure, Generasi Muda Jadi Target Utama
-
Mati Listrik saat Bikin Roti? Ini 5 Cara Selamatkan Adonan!
-
PHK Meningkat, DPR Minta KP2MI Genjot Penempatan Pekerja ke Luar Negeri
-
Koordinat Lokasi hingga Data Keluarga Bocor, Dosen UGM Diteror usai Kritik Dugaan Mutasi ASN