Suara.com - Insiden kecelakaan lalu lintas mobil dinas anggota DPRD Provinsi Jambi,pada Kamis (2/2/2023) lalu menyisakan sekelumit fakta unik. Adapun saat kecelakaan terjadi, warga sekitar menyebutkan bahwa ada dua sepasang sejoli remaja ditemukan di dalam mobil dinas tersebut.
Tak tanggung-tanggung, warga menemukan bahwa pasangan yang kini duduk di bangku SMA tersebut sedang bertelanjang saat digerebek warga.
Dua sejoli SMA merupakan sepasang pacar
Polisi berhasil menggali fakta bahwa kedua pasangan tersebut kini menempuh studi di SMA. Keduanya merupakan sepasang pacar yang diketahui sedang berkencan di dalam mobil dinas tersebut.
Adapun warga sekitar sempat melakukan penggerebekan lantaran perbuatan kedua pasangan tersebut dinilai meresahkan. Sontak salah seorang dari pasangan remaja tersebut memacu gas demi kabur dari amukan warga.
Lantaran tak mampu mengontrol mobil yang melaju kencang, pengemudi akhirnya hilang kendali dan menabrak beberapa objek seperti pohon dan tiang spanduk.
"Keterangan dari remaja ini memang mereka digerebek karena mereka pacaran di dalam mobil," kata Kapolresta Jambi Kombes Eko Wahyudi , Sabtu (4/2/2023).
"Petugas kami bekerja memeriksa di lapangan mulai dari saksi, rekaman CCTV dan pengendara mobil yang menabrak tiang papan reklame di depan RS Siloam,” lanjut Eko.
Sayangnya, polisi belum mengidentifikasi warga yang melakukan penggerebekan. Polisi juga menghadapi kendala yakni tidak ada CCTV yang mampu merekam insiden di tempat kejadian.
Baca Juga: Seorang Remaja Lompat dari Lantai 3 Mall BTM Bogor
"Yang menggerebek itu belum dapat orangnya. Kita cek CCTV di sekitar lokasi tidak ada, kemudian kondisinya gelap, penerangannya minim," lanjut Eko.
Negatif narkoba maupun alkohol
Polisi juga melakukan tes urine untuk menentukan apakah kedua sejoli tersebut berada dalam pengaruh narkotika maupun minuman beralkohol. Beruntungnya, keduanya dinyatakan negatif usai menempuh tes.
"Hasil tes keduanya negatif narkoba. Keduanya juga tidak dalam pengaruh minuman beralkohol," lanjut Eko.
Belum punya SIM
Setelah ditelusuri lebih lanjut, bocah SMA yang menjadi pengemudi mobil Toyota Camry tersebut belum memiliki SIM.
Berita Terkait
-
Seorang Remaja Lompat dari Lantai 3 Mall BTM Bogor
-
Berikut Fakta Kecelakaan Mobil Dinas DPRD Jambi, di Dalamnya ada Wanita Bugil?
-
Deretan Pembelaan Purnawirawan Polri Tabrak Mahasiswa UI, Ini Alasannya Tak Ikut Rombongan Ambulans
-
Ini Identitas Sosok Wanita Tanpa Busana Mobil Dinas DPRD Jambi, Pinjam Sarung Warga Buat Tutupi Badan
-
Fakta-fakta Siswa SMA Kecelakaan Bawa Perempuan Bugil Di Jambi: Ayah Baru Meninggal, Kini Ibu Dinonaktifkan
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!
-
816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta
-
Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature
-
Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna
-
Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!
-
Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan
-
Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok
-
Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah
-
Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara
-
Pengakuan Negara Belum Cukup, Hak Penghayat Kepercayaan Masih Jadi PR Pemerintah