Suara.com - Giorgio Ramadhan, sopir Toyota Fortuner telah ditetapkan jadi tersangka dan ditahan usai merusak mobil Honda Brio di kawasan Senopati, Jakarta Selatan pada Minggu (12/2/2023). Aksi Giorgio itu memang terekam dalam video hingga viral di media sosial.
Sebelumnya, Giorgio mengalami konflik dengan sopir Brio. Giorgio menyerang mobil Brio memakai pedang samurai dan airsoft gun mainan. Simak fakta sosok Giorgio Sopir Fortuner arogan yang tabrak mobil Brio berikut ini.
1. Profil Singkat Giorgio Ramadhan
Nama Giorgio Ramadhan mencuat di berbagai media usai viral diberitakan sebagai pengemudi Fortuner yang merusak mobil Brio warna kuning di kawasan Senopati, Jakarta. Banyak yang mempertanyakan Giorgio anak siapa. Pasalnya sebagian besar netizen menduga Giorgio adalah anak seorang pengacara terkenal.
Berdasarkan penelusuran, Giorgio disebut-sebut adalah anak dari lawyer kenamaan berinisial AB. Hal ini diduga diketahui dari akun Facebook pribadi sang ayah. Pada akun itu AB mengunggah foto sang anak dengan beberapa komentar menunjukkan jika Giorgio adalah anak AB.
Giorgio disebut sebagai seorang lulusan Sarjana S1 yang kini sedang magang. Nama pria 24 tahun itu tercatat sebagai lulusan Ilmu Hukum dari salah satu Universitas terkemuka di Indonesia.
2. Jadi Tersangka dan Ditahan
Buntut aksi perusakan pada mobil Brio, Giorgio ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Ia jadi tersangka usai penyidik memeriksa sejumlah pihak termasuk AW selaku pengemudi Brio dan korban hingga saksi H yang merupakan penumpang di mobil Brio.
Kepolisian menyebut sempat terjadi proses musyawarah antara Giorgio dan AW terkait kasus ini. Namun belum ada kesepakatan dalam proses musyawarah antara kedua belah pihak itu.
Baca Juga: Alasan Aneh Pengemudi Fortuner Saat Bertanggung Jawab atas Penabrakan Mobil Brio Kuning!
3. Senjata Giorgio Ternyata Mainan
Pedang anggar yang digunakan Giorgio untuk merusak Brio dibelinya dari luar negeri. Disebutkan Giorgio membeli pedang itu dari temannya.
Sementara itu, benda menyerupai air softgun yang juga dibawa Giorgio dalam peristiwa itu dibeli dari toko online. Ia mengaku softgun itu adalah senjata mainan yang dibelinya secara online pada Desember 2022 lalu dengan harga Rp300 ribu.
4. Giorgio Minta Maaf & Akui Terpancing Emosi
Giorgio mengaku tak ada niat merusak mobil Brio yang dilakukannya dalam kondisi sadar. Ia mengakui aksinya terjadi karena terpancing emosi. Giorgio mengaku telah meminta maaf secara pribadi kepada AW.
"Saya tidak ada niat untuk melakukan (perusakan mobil Brio) tersebut, saya hanya terpancing emosi. Saya minta maaf pada masyarakat Indonesia yang syok akibat video saya yang viral," katanya.
Berita Terkait
-
Alasan Aneh Pengemudi Fortuner Saat Bertanggung Jawab atas Penabrakan Mobil Brio Kuning!
-
Pengemudi Fortuner Arogan Resmi Ditahan, Benarkah Pernah Diburu Militer Ukraina?
-
GR si Pengemudi Fortuner Baru Lulus Kuliah, Tapi Tidak Lolos Jerat Hukum
-
Inilah Tampang Pengendara Fortuner yang Sangar dan Sok Jago di Jalan, Pas Ditahan Ternyata
-
Tampang Culun Giorgio Sopir Fortuner Arogan: Di Jalan Sok Sangar, Kini Kicep Jadi Tersangka Perusakan
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Minta Polda Metro Jaya Lanjutkan Penyidikan, TAUD Ajukan Praperadilan Terkait Kasus Andrie Yunus
-
Kasus Andrie Yunus, Mahfud MD Soroti Peradilan Koneksitas dan Mandeknya Reformasi
-
Peneror Konser Taylor Swift Menyesal, di Apartemennya Ditemukan Bahan Pembuatan Bom
-
Ngopi Bareng Jadi Awal Rencana Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus, Ternyata Ini Motifnya!
-
Kunker ke Tiga Negara, Gubernur Pramono Perkuat Kemitraan Strategis Menuju Top 50 Global City 2030
-
Trauma Usai Tabrakan KRLArgo Bromo, Penumpang Perempuan Kini Pilih Hindari Gerbong Ujung
-
Mobil Lexus Rp1,3 M Dibeli Cash Tapi Mau Ditarik Debt Collector, DPR Endus Praktik Nakal Leasing
-
Kakek-kakek Lepaskan Tembakan Brutal di Pengadilan Athena, Banyak Orang Kena Peluru Nyasar
-
Periksa Sekda Madiun Dkk, KPK Telusuri Pemberian Fee Proyek ke Wali Kota Maidi
-
Tragedi Kereta di Bekasi, Legislator Gerindra Desak Pemerintah Cabut Izin Taksi Green SM