Suara.com - PT Lintas Raya Terpadu (LRT) Jakarta meyakini jumlah penumpang LRT bakal mengalami kenaikan. Hal ini seiring dengan Presiden Joko Widodo alias Jokowi yang telah mencabut aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT LRT Jakarta Sheila Indira Maharshi mengatakan, pihaknya menargetkan peningkatan jumlah penumpang hingga 2.500 orang per hari di tahun 2023.
Sejauh ini, total penumpang LRT Jakarta dari Januari sampai Desember 2022 mencapai 687.237 penumpang. Rata-rata, kata Sheila, jumlah penumpang dalam sehari mencapai 1.877 orang.
“Target penumpang (tahun 2022) di angka 1.500 orang, tapi pencapaiannya sekitar 1.800 orang per hari. Untuk di tahun 2023 ini, target dari Dishub itu 2.500 penumpang per hari,” ujar Sheila di kantor Pusdatin Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Selasa (28/2/2023).
Dengan dicabutnya PPKM, aktivitas masyarakat mulai kembali normal. LRT diyakininya bisa menjadi pilihan pengguna untuk bepergian.
“Kita tahu kebijakan PPKM sudah dicabut, jadi sebenarnya kami sangat optimis dengan sudah nggak ada lagi kebijakan PPKM. Penumpang akan kembali ke fase mereka, akan banyak lagi pakai angkutan umum, termasuk LRT Jakarta,” ucap Sheila.
Ia juga menyebut pihaknya akan melakukan berbagai kegiatan yang akan mendorong penggunaan LRT. Salah satunya seperti pelaksanaan kegiatan wahana zombie Train to Apocalypse di Stasiun LRT Jakarta pada Agustus 2022 lalu.
Ia menyebut acara itu berdampak positif pada peningkatan penumpang hingga mencapai 95.090 pengguna dalam sebulan.
“Kami melihat strategi komunikasi yang dilakukan di sosial media dan aktivasi di stasiun dengan kegiatan tematik itu, sebenarnya efek terhadap penumpang cukup ada dan signifikan,” pungkasnya.
Baca Juga: Perkuat Imunitas, Imunped Siap Kembali Menjaga Anak Indonesia
Berita Terkait
-
Wakadishub DKI Benarkan Kadishub Temui Ojol Bahas ERP di Restoran
-
Imbas Proyek MRT Fase 2, Dishub DKI Persempit dan Tutup Persimpangan Jalan Gajah Mada-Hayam Wuruk
-
Pandemi Mereda, Jumlah Kunjungan di Mal Meningkat hingga 90 Persen
-
Masker Sudah Tak Diwajibkan, Protokol Kesehatan Ini Jangan Sampai Ditinggalkan Ya!
-
Cara Lapor Pelecehan Seksual di Transportasi Umum, Jangan Takut Pada Pelaku
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Pakar UI: Indonesia Wajib Waspada 'Akal Bulus' Israel di Balik Rekonstruksi Gaza dalam BoP
-
Rocky Gerung: Perjanjian Dagang Prabowo-Trump 'Menghina Indonesia'!
-
Anggota Brimob Aniaya Anak hingga Tewas di Tual, Menteri PPPA Turun Tangan: Sedang Koordinasi
-
Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas, Yusril: Sungguh di Luar Perikemanusiaan
-
Sound Horeg dan Perang Sarung Dilarang Keras Selama Ramadan di Ponorogo, Apa Sanksinya?
-
Berbagi Piring Persaudaraan, Kala Ribuan Orang Menyemut Jadi Keluarga Masjid Jogokariyan
-
Pelajar SMA Aceh Barat Dikeroyok Oknum TNI, Praktisi Hukum Desak Pengadilan Militer
-
DPR Pastikan Kawal Kasus Bocah Sukabumi Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Desak Pelaku Dihukum Berat
-
Kapolri Buka Suara soal Kasus Dugaan Penganiayaan Pelajar oleh Anggota Brimob di Maluku Tenggara
-
Tragedi Gajah Riau: Tiada Tahun Tanpa Kematian, Gading Hilang dan Kepala Dipotong Pemburu