Krisanjaya menegaskan jika dalam kalimat tersebut tidak ada sama sekali kata yang bersifat ambigu.
"Tidak, 'lupa' tidak menimbulkan ambigu," tutup Krisanjaya.
Pada persidangan sebelumnya, ruang sidang sempat dibuat riuh dengan kesaksian Irjen Teddy Minahasa, terhadap terdakwa Dody Prawiranegara.
Saat itu, Teddy sempat berkelit jika ucapannya dalam pesan singkat kepada Dody ikhwal penukaran barang bukti sabu dengan tawas merupakan kelakar atau guyonan. Hal itu lantaran di akhir kalimat terdapat simbol atau emoji whatsapp tanda tertawa.
Teddy juga menepis terkait kata tawas yang di tuliskan olehnya ternyata bukanlah tawas. Namun Trawas, yang merupakan sebuah kecamatan di Kabupaten Mojokerto Jawa Timur.
Untuk diketahui, Teddy Minaha sendiri merupakan terdakwa kasus penilapan dan penjulan barang bukti sabu hasil tangkapan anak buahnya, Dody.
Saat itu Irjen Teddy Minahasa menjabat sebagai Kapolda Sumatera Barat, sementara AKBP Dody Prawiranegara menjabat sebagai Kapolres Bukittinggi.
Berita Terkait
-
Teddy Minahasa Cecar Ahli Digital Forensik Gegara Tampilkan Chat Tidak Menyeluruh
-
Linda Ngaku Nikah Siri dengan Teddy Minahasa, Kuasa Hukum: kan Beda Agama, Tunjukin Dong Foto Nikahnya
-
Profil Merthy Kushandayani, Istri Sah Teddy Minahasa yang Dibandingkan dengan Linda Anita Cepu
-
3 Kontroversi Linda Selama Sidang Kasus Teddy Minahasa
-
Hotman Paris Nilai Bukti Chat Teddy Minahasa dalam Kasus Sabu Cacat Hukum
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi