Suara.com - Harta kekayaan pejabat publik terus disorot beberapa waktu belakangan, setelah kasus pemukulan yang berbuntut pemecatan seorang pegawai Dirjen Pajak. Belakangan, nama Andhi Pramono banyak diberitakan, lantaran deretan mobil milik Kepala Bea Cukai Makassar ini sangat menarik perhatian.
Tapi apa saja kira-kira mobil yang ia miliki hingga ia masuk daftar bidikan PPATK yang terbaru?
Andhi Pramono sendiri disinyalir memiliki kekayaan yang tidak wajar oleh publik, dan telah diunggah berbagai dugaan yang memberatkannya. Maka tak heran jika kemudian koleksi deretan mobilnya juga disorot, dan dibahas habis-habisan.
Deretan Mobil Milik Kepala Bea Cukai Makassar
Data mengenai koleksi mobil ini diambil dari LHKPN yang dilaporkannya pada tahun 2021 silam. Dan dari data yang dilaporkannya saja terlihat rentetan mobil dengan harga yang cukup fantastis di dalam garasi rumahnya.
Beberapa mobil tersebut antara lain adalah sebagai berikut.
- Mini Morris Sedan, dengan harga Rp80.500.000
- Fiat Sedan tahun 1974, dengan harga Rp55.050.000
- Corolla Sedan tahun 1970, dengan harga Rp20.050.000
- Chevrolet Sedan tahun 1958, dengan harga Rp205.050.000
- Austin Sedan tahun 1963, dengan harga Rp72.050.000
- Ford tahun 1966, dengan harga Rp260.050.000
- Toyota tahun 2019, dengan nilai Rp960.500.000
- Smart Sedan tahun 2010, dengan nilai Rp75.000.000
Selain mobil-mobil yang disebutkan di atas, ia juga menyimpan Piaggio Vespa tahun 1962 dan tahun 1996, dengan nilai berturut-turut Rp9.000.000 dan Rp8.000.000. tentu saja jika ditotal, jumlah nilai kendaraan yang dimilikinya ini tergolong cukup besar. Sekitar lebih dari Rp1,8 miliar.
Beberapa data di atas belum memasukkan mobil dan motor konvensional yang dimilikinya dan awam digunakan oleh masyarakat umum. Jadi nilainya jelas lebih dari apa yang dituliskan di atas tadi.
Di tahun 2021 lalu, laporan harta kekayaan Andhi Pramono mencapai Rp14,4 miliar, hampir melebihi Dirjen Pajak Suryo Utomo. Nilai yang sangat fantastis jika dilihat secara langsung bukan?
Baca Juga: Hartanya Disorot, Kepala Bea Cukai Makassar: Tetap Tenang, Tidak Terpengaruh Dengan Isu Ini
Incaran PPATK
Seperti yang diketahui masyarakat luas, PPATK tengah melakukan pengamatan pada harta milik pejabat negara yang dianggap tidak wajar. Hal ini juga direspon baik oleh masyarakat dan netizen yang secara gamblang mengemukakan opini mengenai harta dari pejabat-pejabat yang ada di tempat ‘basah’.
Pembuktian terbalik mengenai harta yang dimiliki pejabat publik jelas perlu dilakukan, dalam rangka melacak sumber pendapatan dan aliran dana yang diterima oleh pejabat publik ini. Idealnya dengan gaji yang diterima, kekayaan yang dimiliki akan tidak terlalu jauh dengan perolehannya.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
Atasya Yasmine Party di Australia Pakai Duit Rakyat? Netizen Menjerit: Allahu Pajak Gue
-
Video Diduga Atasya Yasmine Anak Kepala Bea Cukai Makassar Pesta dan Joget Erotis: Duit Rakyat Dipakai Hura-Hura
-
Mengejutkan! Transaksi Milik Rafael Alun dan Andhi Pramono Ibarat Bus Antar Provinsi, Saling Salip
-
Hartanya Disorot, Kepala Bea Cukai Makassar: Tetap Tenang, Tidak Terpengaruh Dengan Isu Ini
-
Pemeriksaan LHKPN Dilakukan setelah Viral? Begini Jawaban KPK
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Dharma Pongrekun Soal Virus Nipah: Setiap Wabah Baru Selalu Datang dengan Kepentingan
-
Di Persidangan, Noel Sebut Purbaya Yudhi Sadewa 'Tinggal Sejengkal' ke KPK
-
Rano Karno Ungkap Alasan Jalan Berlubang di Jakarta Belum Tertangani Maksimal
-
Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatra, Mendagri-BPS Bahas Dashboard Data Tunggal
-
Ironi 'Wakil Tuhan': Gaji Selangit Tapi Masih Rakus, Mengapa Hakim Terus Terjaring OTT?
-
Gus Ipul Tegaskan Realokasi PBI JKN Sudah Tepat
-
Skandal Suap DJKA: KPK Dalami Peran 18 Anggota DPR RI Periode 2019-2024, Ini Daftar Namanya
-
Kabar Baik! Istana Percepat Hapus Tunggakan BPJS Triliunan, Tak Perlu Tunggu Perpres?
-
Gus Ipul Tegaskan Percepatan Sekolah Rakyat Nias Utara Prioritas Utama Presiden Prabowo
-
Survei IPI: Sjafrie Sjamsoeddin Hingga Purbaya Masuk Bursa Bakal Capres 2029