Suara.com - Triyono Martanto kembali masuk ke daftar calon Hakim Agung yang bakal menjalani proses uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test di DPR RI pada Selasa (28/3/2023). Warganet lantas menyoroti harta kekayaan yang dimiliki calon Hakim Agung Kamar Tata Usaha Negara Khusus Pajak tersebut yang mencapai Rp 51 miliar.
Sebuah akun Twitter memperlihatkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaraan Negara (LHKPN) milik Triyono.
"Calon Hakim Agung khusus pajak Triyono Martanto ini kaya banget. Total kekayaannya (yang dilaporkan ke LHKPN) 51 M! Hebatnya sebagian terbesar asetnya berupa kas atau setara kas alias rekening gendut," cuit @PartaiSocmed dikutip Sabtu (25/3/2023).
Kalau dijelaskan, harta kekayaan dengan total Rp 51 miliar yang dimiliki Triyono tersebut terdiri dari tanah dan bangunan senilai Rp 4.838.909 miliar.
Ada tiga tanah dan bangunan yang dimilikinya di Kota/Kabupaten Karawang, Kabupaten/Kota Jakarta Selatan dan Kabupaten/Kota Tangerang Selatan. Semuanya merupakan tanah dan bangunan dari hasil Triyono sendiri.
Kemudian, Triyono memiliki alat transportasi dengan total nilai Rp 668 juta yang terdiri dari tiga kendaraan roda empat.
Lalu, harta bergerak lainnya senilai Rp 506 juta, surat berharga senilai Rp 13.193.220.232 miliar, kas dan setara kas Rp 31.995.524.638 atau 31,9 miliar.
Triyono tidak memiliki hutang sebagaimana yang tertera dalam LHKPN miliknya.
Diduga Plagiat
Baca Juga: Kemenkeu Telusuri Jejak Wajib Pajak yang Terafiliasi Rafael Alun
Triyono pernah menjadi calon Hakim Agung pada 2021. Namun, Komisi III DPR RI memutuskan untuk tidak melanjutkan fit and proper test terhadapnya karena diduga melakukan plagiat.
Triyono diduga melakukan plagiat atas makalah yang dibacakan pada fit and proper test tersebut.
"Bapak menulis makalah tentang eksistensi dan independensi pengadilan pajak dalam sistem peradilan di Indonesia. Satunya lagi, saya punya, dari Mimbar Keadilan Jurnal Ilmu Hukum ditulis oleh Rio Bravestha dan Syofyan Hadi. Kedudukan pengadilan pajak dalam sistem peradilan di Indonesia. Saya melihat dalam makalah bapak kemarin ini ada plagiat," kata anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP Ichsan Soelistio, Rabu (27/1/2021).
Triyono membantah tuduhan plagiat itu. Dirinya membela bahwa banyak kalimat yang terdapat di dalam makalahnya itu juga tertuang dalam undang-undang.
"Jadi kalau ada kesamaan, memang tadi antara eksistensi dan apa kedudukan banyak ditulis sampai sekarang pun masih perdebatan di kalangan akademisi, banyak yang menulis," bela Triyono.
Berita Terkait
-
Wahono Saputro Datang Kedua Kalinya di KPK, Jalani Pemeriksaan Kasus Rekening Gendut RAT
-
Pilih Diam Setelah Klarifikasi ke KPK, Situasi Wahono Saputro adalah Bagian Pengembangan Kasus Rekening Gendut RAT
-
Soal Rekening Gendut, Rafael Alun Trisambodo Bukan Pelopor: Sudah Didahului Gayus Tambunan dan Angin Prayitno Aji
-
Dua Pejabat Kementerian Keuangan Besok Menghadap KPK untuk Klarifikasi Rekening Gendut, Bakal Ikuti Jejak RAT?
-
Kemenkeu Telusuri Jejak Wajib Pajak yang Terafiliasi Rafael Alun
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?