Keduanya saling adu gertakan soal gaduh transaksi janggal di lingkup Kemenkeu. Adapun Arteria sempat mengancam Mahfud MD bahwa ada potensi pidana lantaran sang Menko Polhukam dinilai membocorkan rahasia negara kala mengekspos kasus tersebut.
Sontak, Mahfud MD membalas dengan menantang Arteria untuk mengancam Kepala BIN sebagaimana ia diancam.
Arteria membalas dengan mengungkit soal azab dan menggertak Mahfud MD bahwa ia tak takut.
"Setiap orang ada noda hitam, Allah yang menjaga itu, kita diberi kemuliaan.Bapak koordinator punya semua bisa TO-in Arteria, tapi azab Allah akan tiba," gertak Arteria.
Blunder Evita Nursanty soal KRL
Anggota Dewan Evita Nursanty dinilai blunder saat mengomentari riuh KRL yang belakangan ini kerap terjadi.
Bagi politisi perempuan tersebut, KRL hanya chaos atau riuh saat lebaran saja, dan di waktu lainnya normal. Ia juga menolak untuk mengimpor gerbong KRL dari luar negeri lantaran dinilai tidak urgen.
"Sekarang apa kita chaos? Kalau kita tidak impor ini barang apa kita chaos. Kita biasanya chaos itu di Tahun Baru, Lebaran. Ini kan sudah lewat semua ke-chaos-an kita, apa ini suatu urgensi kalau kita tidak impor?" kata Evita dalam rapat dengar pendapat (RDP) pada Senin (27/3/2023).
Kontributor : Armand Ilham
Baca Juga: Hari Penuh Prank, Ini Dia Sejarah April Mop!
Berita Terkait
-
Hari Penuh Prank, Ini Dia Sejarah April Mop!
-
Sudah 3 Tahun Tak Lapor LHKPN, Segini Harta Arteria Dahlan Si Wakil Rakyat
-
Mahfud MD Blak-blakan Dirinya Pernah 'Dicap' Tukang Bohong oleh Gus Dur: Itu Memang Tukang Bohong Cocok...
-
Mengenal April Mop dan Serajah dari Berbagai Dunia, Diperingati Setiap 1 April
-
RUU Perampasan Aset Diperlukan untuk Maksimalkan Pengembalian Kerugian Negara
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Tomsi Tohir Desak Pemda Turun ke Lapangan Kendalikan Inflasi, Bukan Hanya Rapat
-
Fadli Zon Jajaki Pendirian Rumah Budaya Indonesia di Beijing
-
Pasokan Terancam di Selat Hormuz, Tren Kenaikan Harga Minyak Belum Reda
-
Bos Perusahaan Rokok PT Gading Gadja Mada Dipanggil KPK untuk Kasus Bea Cukai
-
Isu Reshuffle Sore Ini, Bahlil: Ya Nanti Kita Lihat
-
Soal Pembatasan Uang Tunai saat Pemilu, Hensa: Harus Tegas dan Bisa Ditegakkan
-
Fakta Miris Daycare di Indonesia: 44 Persen Ilegal dan Mayoritas Pengasuh Tak Tersertifikasi
-
Lagi, KPK Periksa Dua Bos Travel Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Pemerintah Klaim Kenaikan BBM Nonsubsidi Tak Ganggu UMKM
-
Buntut Kekerasan di Yogyakarta, DPR Desak Evaluasi Total Daycare: Harus Ada Screening Digital