Suara.com - Kembali terjadi penangkapan pejabat publik oleh KPK. Kali ini, kabar datang dari Wali Kota Bandung, Yana Mulyana. Ia tertangkap pada Jumat (14/4/2023) lalu bersama dengan beberapa orang yang lain yang diduga terlibat dalam kasus korupsi yang terjadi. Sedikitnya terdapat 5 fakta korupsi Yana Mulyana yang bisa Anda ketahui.
1. Dikonfirmasi oleh Kabag Pemberitaan KPK
Kabar mengenai penangkapan Yana Mulyana ini sendiri dikonfirmasi oleh Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri, melalui pernyataannya di media. Dikutip dari sebuah media online, pihaknya menyampaikan, “Betul. KPK, pada Jumat (14/4/2023), telah melakukan kegiatan tangkap tangan terhadap beberapa orang yang sedang melakukan tindak pidana korupsi.
Penangkapan ini sendiri dilakukan atas kasus suap pengadaan CCTV, yang melibatkan Walikota Bandung dan beberapa orang lain yang juga turut ditangkap.
2. Total 9 Orang
Setidaknya terdapat sembilan orang yang terkena operasi tangkap tangan KPK, termasuk Wali Kota Bandung. Dari kesembilan orang tersebut juga terdapat sejumlah pejabat Dinas Perhubungan Kota Bandung.
Tentu hal ini cukup mengejutkan, dan menjadi OTT dengan jumlah tersangka yang tertangkap cukup besar jika dilihat dari beberapa OTT yang terjadi sebelumnya.
3. Terkait Program Bandung Smart City
Dugaan korupsi yang dilakukan sendiri terkait dengan program Bandung Smart City yang tengah digarap oleh pemerintah kota Bandung. Kesembilan orang yang tertangkap ini diduga terlibat suap pengadaan CCTV dan jasa penyedia jaringan internet di wilayah Bandung.
Kelanjutan program ini sendiri kemudian belum memiliki kejelasan, lantaran infrastruktur yang diperlukan justru menjadi objek tindak pidana korupsi.
4. Uang Ratusan Juta Rupiah
Dalam OTT tersebut, KPK juga mengamankan uang tunai senilai ratusan juta. Namun demikian hingga saat ini, mata uang yang diamankan tersebut belum diketahui hingga kabar tersebut dirilis pada Sabtu, 15 April 2023 lalu.
Selain itu, KPK juga mengamankan uang tunai dengan mata uang rupiah saat OTT di tanggal 14 April 2023. nilai atau jumlahnya masih dihitung untuk dipastikan.
5. Total Kekayaan dan Aset
Dalam LHKPN terbarunya, Wali Kota Yana Mulyana melaporkan bahwa ia memiliki harta kekayaan senilai Rp8,5 milir. Laporan tersebut dimasukkan pada 16 Januari 2023 lalu, dan sebagian besar hartanya berbentuk tanah dan bangunan.
Dalam laporan tersebut juga ditemukan dua kendaraan bermotor, satu unit mobil Mitsubishi Pajero Sport Dakar tahun 2019, dan Harley Davidson Fatboy tahun 2013.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
5 Fakta Kode 'Everybody Happy' yang Dipakai untuk Suap Wali Kota Bandung
-
Yana Mulyana Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Pengadaan Barang dan Jasa, Firli: Sebuah Tanda KPK Masih Ada!
-
Dugaan Suap Walikota Bandung, KPK Amankan Barang Bukti Uang dan Sepatu LV
-
KPK Resmi Tetapkan Enam Tersangka Diantaranya Wali Kota Bandung Yana Mulyana, Berikut Deretan Tersangka
-
Ditangkap KPK, Muhammad Adil Berlaku Adil Buat Meranti, Gadaikan Kantor dan Mes PUPR 100 Miliar
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua
-
Polri Serahkan Berkas Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung, Ini Detailnya
-
Prabowo: yang Merasa Indonesia Suram Silakan Cari Negara Lain
-
Prabowo: Perkuat Koperasi Bukan Berarti Anti Perusahaan Besar
-
Ibarat Sapu Lidi, Prabowo Sebut Koperasi Alat Orang Miskin Bersatu Jadi Kuat
-
Prabowo Blak-blakan: Semua Partai Banyak Patriot, Banyak Juga Bajingannya
-
Prabowo Ultimatum Koruptor: Sadar Diri, Hentikan, dan Kembalikan Uang Rakyat!
-
Meninggal karena Serangan Jantung, Temon Sempat Dilarikan ke RSUD Mampang
-
Mantan Emir Qatar, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Meninggal Dunia
-
Akrab di GBK, Intip Gestur Hormat Jaksa Agung-Panglima TNI dan Kapolri Sambut Prabowo