Suara.com - Beredar kabar yang mengklaim Menkopolhukam Mahfud MD resmi mendapatkan restu dari Presiden Joko Widodo menjadi cawapres Anies Baswedan.
Kabar tersebut diunggah oleh kanal YouTube LIDAH RAKYAT pada 24 April 2023 lalu. Hingga artikel ini ditulis, video tersebut telah ditonton sebanyak lebih dari 6.400 kali.
Kanal YouTube ini mengunggah video dengan thumbnail yang menyatakan bahwa Presiden Jokowi memberikan restu untuk Mahfud MD mendampingi bakal capres Anies Baswedan.
Adapun narasi yang dibagikan pada thumnail sebagai berikut.
DAPAT RESTU DARI JOKOWI
MAHFUD MD JADI KANDIDAT RESMI CAWAPRES ANIES, SANDI IKUT MENDUKUNG PILIH KELUAR PARTAI
Sementara, berikut narasi yang tertulis dalam unggahan.
Di Restui Oleh Jokowi!Tiket Pilpres Akhirnya Diberikan Untuk Anies Dan Mahfud Md, Sandi Ikut Dukung!
Lantas, benarkah klaim tersebut?
Baca Juga: Koalisi Perubahan Usung Narasi The Future Is Asia Di Pilpres 2024, NasDem: Anies Wes Wayahe
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran, kabar yang menyebutkan Mahfud MD mendapatkan restu dari Jokowi untuk menjadi cawapres Anies itu tidak benar.
Faktanya, tidak ada informasi valid yang mengabarkan bahwa Mahfud MD resmi menjadi cawapres Anies Baswedan di Pilpres 2024 mendatang.
Setelah ditelusuri, narator dalam video berdurasi 8 menit 9 detik ini hanya membacakan artikel yang dipublikasikan Kompas.com pada 19 April 2023 berjudul "Gerilya PKS Cari Bakal Cawapres Anies, Wacanakan Sandiaga hingga Dekati Mahfud MD".
Artikel tersebut hanya membahas PKS yang tengah gencar bergerilya untuk menemui sejumlah tokoh politik mencari bakal cawapres pendamping Anies Baswedan.
Adapun PKS mendekati tokoh yang kini masih menjadi bagian dari pemerintahan Presiden Joko Widodo, termasuk Menkopolhukam Mahfud MD.
Berita Terkait
-
Koalisi Perubahan Usung Narasi The Future Is Asia Di Pilpres 2024, NasDem: Anies Wes Wayahe
-
Cek Fakta: Balas Dendam Ahok Kembali Memakan Korban, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Makin Panas! Mahfud MD Perintahkan Kejagung Sita Aset Arteria Dahlan?
-
Respons Mahfud MD Usai Namanya Disebut Jokowi Jadi Sosok Cawapres Potensial Pendamping Ganjar
-
Sandiaga Uno Pamit dari Gerindra, Mungkinkan Presiden Jokowi Mereshuffle Kabinet, Golkar dan PAN Malah Bicara Ini
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Usut Manipulasi Pajak, Kejagung Tunggu Hasil Audit Penghitungan Kerugian Negara dari BPKP
-
Kemenkes Bangun 66 RS Tipe C di Daerah Terpencil, Apa Saja Fasilitas Canggihnya?
-
KPK Ungkap Ada Jatah Bulanan Rp7 Miliar ke Bea Cukai Agar Tak Cek Barang Bawaan PT Blueray
-
Terkuak! Alasan Kejagung Pertahankan Cekal Saksi Kasus Korupsi Pajak Walau KUHP Baru Berbeda
-
Skema Belajar Ramadan 2026: Pemerintah Minta Sekolah Perkuat Pendidikan Karakter
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Polda Metro Jaya Periksa Pandji Pragiwaksono Hari Ini Terkait Kasus Mens Rea
-
Truk Tabrak Separator, Ribuan Penumpang Transjakarta Terjebak Macet Parah di Tanjung Duren
-
OTT Bea Cukai: KPK Sita Rp40,5 Miliar, Termasuk Emas 5,3 Kg dan Uang Valas
-
Manipulasi Jalur Merah, KPK Tahan Direktur P2 Bea Cukai dan Empat Tersangka Korupsi Importasi