Suara.com - Kabar terbaru datang dari sebuah keluarga konglomerat yang ada di Indonesia, yang melakukan pembelian atas tiga rumah bungalo yang ada di kawasan elit Singapura, Nassim Road. Kabar ini membuat fakta Nassim Road Singapura menarik untuk diketahui.
Tidak tanggung-tanggung, tiga rumah yang ada di Nassim Road ini nilai totalnya mencapai kurang lebih US$ 155 juta. Sekilas fakta Nassim Road Singapura terkait pembelian rumah tersebut bisa Anda lihat di bawah ini.
1. Rumah Bagi 62 Bungalo Kelas Bagus
Nassim Road diketahui menjadi rumah untuk hanya 62 bungalo kelas bagus, dari total 2800 bungalo kelas tersebut yang ada di Singapura. Setiap mansion atau vila yang ada di sana minimal memiliki ukuran 1400 meter persegi dengan luas rumah tidak lebih dari 35% luas lahan.
Peraturan terkait bangunan di Singapura sendiri terkenal sangat ketat. Namun demikian pemilik bungalo atau bangunan di Nassim Road diperbolehkan memiliki dua lantai di atas tanah. Sangat eksklusif ya?
2. Berasal dari Nama Keluarga Yahudi
Dikabarkan nama Nassim Road sendiri diberikan berdasarkan rumah keluarga Yahudi kaya bernama Nassim Lodge yang dibangun pada era 1850-an. Sebelumnya, kawasan ini adalah daerah berhutan yang cukup rimbun.
Baru pada era kolonial Inggris, daerah ini dibangun properti mewah. Pembangunan ini dilakukan atas dasar keinginan para pejabat tinggi kolonial kala itu. Di kemudian hari properti di Nassim Road menjadi rumah untuk pedagang lokal yang kaya raya.
3. Kawasan Elit dan Hunian Keluarga ‘Sultan’
Baca Juga: Cara Beli Rumah di Luar Negeri, Heboh Crazy Rich Indonesia Borong Properti di Kawasan Elit Singapura
Dilansir dari beberapa sumber berbeda, ternyata jalan ini juga menjadi rumah untuk para ‘sultan’ yang berasal dari berbagai negara. Diketahui terdapat hunian yang dimiliki oleh keluarga kerajaan Brunei, kesultanan di Kalimantan, bahkan hingga salah satu petinggi Facebook.
Tidak hanya itu, beberapa negara seperti Jepang, Rusia, dan Filipina juga dikabarkan memiliki kedutaan besar di kawasan tersebut. Benar-benar kawasan ‘sultan’ secara harfiah ya?
4. Masuk dalam Kawasan Ultra Prima
Seperti diketahui banyak orang, Singapura memiliki warga yang kebanyakan tinggal di area flat perumahan umum atau apartemen yang tersedia di hampir semua kawasan negara tersebut. Hal ini karena padatnya populasi, dan sedikitnya lahan yang ada di Singapura.
Ini menjadi salah satu alasan mengapa rumah di Nassim Road ini menjadi salah satu area yang tergolong ultra prima. Sebab selain memiliki rumah tapak, luas area yang dimiliki juga tidak main-main jika melihat total area lahan yang ada di Singapura.
Itu tadi sedikitnya 4 fakta Nassim Road Singapura yang dikenal sebagai kawasan elit. Semoga bermanfaat, dan selamat melanjutkan kegiatan Anda berikutnya!
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi
-
Konsisten Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP: Masa Hak Rakyat Bersuara 5 Tahunan Mau Diambil?
-
Pakar Klarifikasi: Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said Hanya Rp300 Juta, Bukan Rp100 Miliar
-
Selamat Tinggal Rompi Oranye? KPK Tak Akan Lagi Pamerkan Tersangka Korupsi di Depan Kamera
-
PDIP: Kami Penyeimbang, Bukan Mendua, Terungkap Alasan Ogah Jadi Oposisi Prabowo
-
Subuh Mencekam di Tambora: Api Amuk 15 Bangunan, Kerugian Tembus Rp1,7 Miliar
-
Trump Dikabarkan Kirim Operasi Khusus Militer AS untuk 'Caplok' Greenland