AKBP Achiruddin Hasibuan kini harus menerima sanksi dipecat atau pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) sebagai anggota Polri buntut kasus penganiayaan anaknya.
Kini, di luar dari keterlibatannya dengan kasus penganiayaan tersebut, Achiruddin juga ternyata kerap memamerkan harta kekayaannya di media sosial. Mulai dari rumah mewah miliknya, motor Harley Davidson, sampai dengan mobil Jeep merah miliknya yang kerap dipamerkan di Instagram milik AKBP Achiruddin.
Satu per satu sumber harta kekayaan mantan anggota Polri tersebut pun terkuak ke masyarakat. Diketahui, terlepas dari jabatannya di Polri, ia mempunyai rekening yang isinya mencapai puluhan miliar.
Hal tersebut diungkap pada saat Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) telah memblokir dua rekening milik Achiruddin dan putranya, Aditya Hasibuan.
Selain itu, polisi juga mengusut keterlibatan Achiruddin dalam pengawasan gudang solar ilegal milik PT ANR.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), AKBP Achiruddin tercatat hanya memiliki harta kekayaan sebesar Rp 467.548.644 atau Rp467 juta.
Lantas, dari manakah sumber harta AKBP Achiruddin tersebut? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
1. Gaji sebagai anggota Polisi
Pada saat ia menduduki jabatan sebagai perwira menengah (golongan IV) di kepolisian, tentu saja Achiruddin mendapatkan gaji dan tunjangan yang termasuk dalam salah satu sumber hartanya.
Baca Juga: Pantas Banding, Segini Uang Pensiun AKBP Achiruddin yang Lenyap Usai Dipecat
Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 17 Tahun 2019, Achiruddin yang memiliki pangkat sebagai Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) mendaatkan gaji dengan besaran Rp 3,09 juta-5,08 juta.
Tak hanya itu, Achiruddin juga mendapatkan tunjangan yang meliputi tunjangan suami atau istri, tunjangan anak, tunjangan pangan/beras, tunjangan umum, dan tunjangan jabatan struktural/fungsional.
Untuk perwira polisi yang memiliki pangkat AKBP biasanya ada padalevel kelas jabatan 11, sehingga bisa mendapatkan tunjangan kinerja setiap bulannya dengan total Rp 5.183.000.
Berdasarkan aturan tersebut, AKBP Achiruddin kehilangan penghasilan paling sedikit Rp 8,27 juta dan paling besar Rp 10,26 per bulan serta tunjangan lain yang bersifat melekat setelah dipecat dengan tidak hormat dari anggota Polri.
Suara.com - 2. Penginapan Mewah dan Kontrakan
Tak hanya gaji sebagai anggota Polri, AKBP Achiruddin juga mempunyai bisnis kos atau kontrakan dan penginapan mewah.
Berita Terkait
-
Pantas Banding, Segini Uang Pensiun AKBP Achiruddin yang Lenyap Usai Dipecat
-
Uang Haram Diduga Mengalir Tiap Bulan ke Rekening AKBP Achiruddin Hasibuan, Pertamina akan Segera Dipanggil
-
Daftar Hitam 8 Perwira Polisi Terlibat Kasus Korupsi Selain AKBP Bambang Kayun, Ada Para Jenderal!
-
Kapolda Sumut Minta Maaf Gegara Ulah AKBP Achiruddin
-
Pemecatan AKBP Achiruddin Dinilai Terburu-buru, Anggota DPR Sebut Harus Tunggu Proses Pengadilan
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
Terkini
-
Suami Istri Tewas dengan Kepala Terpenggal di Rumah, Sang Anak Ikut Meninggal
-
Cerita Perantau Tempuh Perjalanan Panjang hingga Apresiasi Pemerintah atas Kelancaran Mudik Lebaran
-
Kebijakan WFH Sekali Sepekan untuk Hemat BBM, Pramono: DKI Jakarta Tunggu Arahan Pusat
-
PM Malaysia Anwar Ibrahim ke Jakarta, Ingin Bertemu Prabowo Bahas Dampak Konflik Asia Barat
-
Imbauan Hemat LPG dari Menteri ESDM Tuai Respons Pedagang: Kalau Diirit Bisa Kacau Jualannya!
-
DPR Ingatkan RI Jaga Politik Bebas Aktif di Tengah Ketegangan di Selat Hormuz
-
Kecelakaan di Jatim Melonjak 78 Persen Saat Lebaran, Kapolda: Seimbang dengan Pergerakan Arus
-
Indonesia Siapkan Draft Element Paper untuk Perbaiki Tata Kelola Royalti Digital Global
-
Uni Emirat Arab: Amerika Harus Tuntaskan Iran, Tak Boleh Gencatan Senjata
-
Tergiur Penggandaan Black Dollar, WNA Korea Tertipu Duo Liberia di Jakarta