Suara.com - Sejumlah nama artis hingga selebritas tanah air berbondong-bondong ikut meramaikan Pemilu 2024 dengan mendaftarkan diri menjadi calon anggota legislatif (caleg) dari sejumlah partai politik (parpol). Fenomena tersebut menjadi pemandangan yang lumrah dilakukan parpol sejak terbukanya kran demokrasi di Indonesia.
Pemanfaatan nama besar artis yang memiliki banyak penggemar menjadi daya tarik bagi partai politik untuk mengonversikannya menjadi dukungan dalam bentuk suara untuk pemenangan dalam kontestasi politik. Pun hingga saat ini juga masih terus dipraktikan.
Menurut Pengamat Politik dari The Indonesian Institute Arfianto Purbolaksono, strategi mendongkrak suara dengan cara memanfaatkan popularitas artis memang masih dianut sejumlah partai politik yang bertarung dalam Pemilu 2024.
"Strategi partai dengan merekrut artis masih menjadi pilihan untuk meraup suara masyarakat. Hal ini menjadi strategi instan di tengah banyak masyarakat tidak mengenal caleg yang diusung partai," ujarnya saat dihubungi Suara.com pada Jumat (12/5/2023).
Arfianto mengungkapkan, sebenarnya ada kriteria ideal yang secara umum harus dimiliki seorang bakal caleg untuk dipilih oleh parpol. Kriteria itu meliputi, memiliki modal sosial atau telah berkontribusi di tengah masyarakat, berkompeten dan juga populer.
"Tetapi, untuk mendapatkan tiga hal tersebut (dalam diri seorang caleg) tentunya tidak (bisa) instan. Perlu proses yang panjang," ujarnya.
Sehingga tak heran, jika kemudian partai politik mengajukan nama-nama selebritas yang dikenal publik secara luas.
Masih menurut Arfianto, dalam konteks ideal, tentunya artis atau selebritas yang maju ke dalam gelanggang politik pun belum tentu memenuhi modal sosial dan kompetensi sebagai politikus.
Meski begitu, ia menilai, pembuktian tersebut tentunya bisa dijawab jika artis atau selebritas sudah berada di dalam parlemen.
"Tentunya akan dibuktikan jika sudah menjabat sebagai anggota parlemen," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan sejumlah partai politik telah mendaftarkan nama bakal caleg ke KPU. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto misalnya, mengatakan, dari ratusan bacaleg yang didaftarkan memang ada sebagian yang berstatus petahana. Termasuk para budayawan, senima dan artis yang maju kembali di Pileg 2024 mendatang.
Kendati begitu, Hasto mengatakan, terdapat juga nama-nama baru yang didaftarkan untuk Pemilu 2024 ini. Di antara nama baru itu yang didaftarkan nama artis beken yakni Elfonda Mekel alias Once Mekel, Marcellius Kirana Hamonangan Siahaan hingga Denny Wahyudi alias Denny Cagur.
"Dari kalangan budayawan, seniman, dan artis, selain incumbent seperti Rano Karno, Rieke Diah Pitaloka, Kris Dayanti, Harvey Malaihollo, Nico Siahaan, juga bergabung Once Mekel, Marcell Siahaan, Taufik Hidayat, Denny Cagur, Tamara Geraldine, Sari Koeswoyo mengingat Koes Plus spirit nasionalisme luar biasa, Lita Zen, Andre Hehanussa, Lucky Perdana," tuturnya.
"Jadi ada sekitar 14 dari kalangan budayawan, seniman, dan artis yang memang terbukti memiliki kompetensi sangat kuat," sambungnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN DKI, Eko Hendro Purnomo yang akrab disapa Eko Patrio menyebutkan beberapa artis yang menjadi Bacaleg PAN DKI. Di antaranya Eli Sugigi, Haji Faisal mertua Vanessa Angel, hingga Opie Kumis.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
-
IHSG Ambruk Hampir 8 Persen
-
IHSG Anjlok 6% Lebih, Rekor Terburuk di Era Menkeu Purbaya
-
Festival Bidar Palembang: Tradisi Sungai Musi yang Bertahan Sejak Zaman Kesultanan
Terkini
-
KPK Geledah Kantor Dinas Perkim, Buntut Dugaan Korupsi yang Seret Wali Kota Madiun Non Aktif Maidi
-
Tolak Polri di Bawah Kementerian, Boni Hargens: Sikap Kapolri Jaga Arsitektur Demokrasi
-
4 Fakta Aturan Batik Korpri Terbaru 2026: Jadwal dan Siapa yang Wajib Pakai
-
Sore Ini Prabowo Lantik 8 Anggota DEN di Istana Negara
-
Reshuffle Kabinet: Menkomdigi Meutya Hafid Dikabarkan Diganti Angga Raka Prabowo
-
Isu Reshuffle Kabinet Jilid 5 Memanas, 7 Menteri Ini Bakal Diganti?
-
Kekerasan Banyak Terjadi di Ruang Domestik, PPAPP Soroti Rumah sebagai Lokasi Paling Rawan di Jaksel
-
Menteri PPPA Minta Siswi SMPN 6 Denpasar Korban Pelecehan Seksual Tak Dikeluarkan atau Dikucilkan
-
Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
-
Remaja Jakarta Rentan Jadi Sasaran Utama Child Grooming di Ruang Digital