Suara.com - Siswi SMPN 1 Jambi bernama Syarifah Fadiyah Alkaff (SFA) dilaporkan oleh Pemerintah Kota Jambi atas kritikannya terhadap Walikota Jambi Syarif Fasha. Kritikan tersebut berupa pemerintah yang menyengsarakan veteran.
Nenek SFA diakuinya sebagai pejuang Kemerdekaan RI. Rumah sang nenek yang berlokasi di Jambi itu menjadi jalur lalu lalang kendaraan karena adanya kerjasama antara Pemkot Jambi dan perusahaan China. Rumahnya pun menjadi rusak atas hal tersebut dan SFA menilai Pemkot Jambi menyengsarakan sang nenek.
“Video-video tentang saya menyuarakan untuk keadilan nenek saya seorang pejuang kemerdekaan RI yang dizalimi rumah dan sumurnya dirusak berkali-kali oleh perusahaan China yang bekerja sama dengan pemkot Jambi yang tidak bertanggung jawab ini,” ucap SFA, mengutip dari akun Twitter @PartaiSocmed.
Perusahaan tersebut yakni PT RPSL yang disebut oleh SFA melanggar Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2017 tentang Angkutan Jalan. Berkaitan dengan itu, berikut ini profil PT RPSL yang dimaksud selengkapnya.
Profil dan Bidang Industri PT Rimba Palma Sejahtera Lestari
PT RPSL atau PT Rimba Palma Sejahtera Lestari merupakan perusahaan asing yang terletak di Jl. Berdikari, Payo Selincah, Kec. Jambi Tim., Kota Jambi, Jambi 36121. Melansir dari profil LinkedIn-nya, perusahaan ini bergerak di bidang industri daur ulang dan lingkungan.
Jumlah karyawan di dalamnya sekitar 50 orang. Perusahaan ini dikenal sebagai perusahaan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Namun, perusahaan ini secara diam-diam beralih fungsi menjadi produksi hasil hutan kayu primer untuk diekspor.
Perusahaan ini diakuisisi oleh ELL Environment Group yakni pemodal yang berasal dari HongKong pada 2016. Peralihan fungsi dari PLTU untuk ketahanan energi itu justru menjadi Pabrik Pengolahan Industri Kayu Primer Pelleting Wood.
Menurut Direktur Eksekutif Perkumpulan Hijau, Pemerintah Kota Jambi seakan mempersilakan perubahan dokumen Amdal, Izin Lingkungan dan Perizinan lainnya. Perubahan tersebut dilakukan tanpa memperhatikan Surat Keterangan Rencana Kota yang dikeluarkan Kepala Dinas Permukiman Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Jambi 2018 yakni untuk pembangkit listrik.
Baca Juga: Berawal dari 'Dompet Firaun', Kronologi Siswi SMP Jambi Dilaporkan ke Polisi karena Kritik Wali Kota
Pergantian alih fungsi ini bukanlah yang pertama. Menurut Asisten Bidang 1 Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Jambi, Fahmi mengatakan RPSL awalnya membangun perusahaan di bidang minyak kelapa sawit. Untuk menggerakan pabrik minyak kelapa sawit, perusahaan itu membangun power plant atau pembangkit listrik tenaga biomassa.
Sayangnya pembangkit listrik itu sudah diinvestasikan dan sudah dibangun tetapi pabrik sawit belum dibangun. Kemudian karena ada permasalahan kerugian, PT RPSL mengganti manajemen dan mengubah pola bisnis dan memproduksi palet kayu.
Kontributor : Annisa Fianni Sisma
Berita Terkait
-
Berawal dari 'Dompet Firaun', Kronologi Siswi SMP Jambi Dilaporkan ke Polisi karena Kritik Wali Kota
-
Pinta Siswi SMP Pengkritik Wali Kota Jambi ke Mahfud MD: Mohon Bapak Tetap Kawal Kasus Saya Ini
-
Dikritik Siswi SMP, Wali Kota Jambi Syarif Fasha Ternyata Ketua Partai Terkaya, Segini Hartanya
-
Siapa Gempa Awaljon? Diduga Jadi Sosok yang Laporkan Siswi SMP di Jambi
-
Siswi SMP di Jambi Dipolisikan Gegara Kritik Wali Kota, Mahfud MD Langsung Bereaksi
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer
-
Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah
-
Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal
-
'Nak Keluar Sayang', Noel Minta Putrinya yang Berseragam Sekolah Keluar Sidang karena Ditegur Hakim
-
7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?
-
Kasus Dokter Internship Meninggal, Menkes Minta Audit Medis Tindakan RS