Singgung soal kenal lama dengan Haris
Narasi yang dibuat oleh kedua sosok tersebut, terutama oleh Haris Azhar turut membuat Luhut sedih. Pasalnya, Luhut mengaku bahwa dirinya sudah kenal lama dengan Haris.
Luhut meyinggung bahwa dahulu Haris pernah meminta bantuan ke sang Menko Marves untuk meraih gelar doktor.
"Saya terus terang sedih kenapa Saudara Haris melakukan itu ke saya," kata Luhut.
"Saya baik sama dia kok, mau dia minta tolong mau sekolah saya apapun. Saya waktu itu dorong (Haris sekolah) ke Harvard untuk ambil doktornya," klaim Luhut.
Minta Polda Metro Jaya untuk mediasi, Luhut: Jejak digital tidak pernah hilang
Luhut juga sempat meminta Polda Metro Jaya untuk menjadi penengah antara dirinya dan Haris-Fatia.
"Tolong Kapolda kalau bisa dimediasi saja," kata Luhut.
Sayangnya, tak satupun dari Haris maupun Fatia melayangkan permohonan maaf maupun berinisiatif menghapus video itu.
Luhut akhirnya menyinggung soal jejak digital mereka berdua yang tak akan pernah hilang dan video tersebut bisa saja ditonton anak dan cucunya.
"Ini sangat-sangat sakit, jejak digital tidak pernah hilang," kata Luhut.
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
-
Dicap Penjahat hingga Dituduh Punya Bisnis Tambang di Papua, Luhut Luapkan Emosi di Sidang: Saya Sakit Hati Disebut Lord!
-
Asal Mula Julukan 'Lord' Luhut, Panggilan yang Bikin Haris Azhar Disidang
-
Biodata Haris Azhar, Aktivis HAM yang Berseteru dengan Luhut Binsar Pandjaitan
-
Hakim Sebut Suara Pengacara Haris-Fatia Kecil Seperti Perempuan, Pengunjung Sidang Riuh!
-
Geger! Hakim Komentarnya Seksis di Sidang, Haris Azhar Berdiri Protes
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional
-
Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM