Hadirin yang terhormat,
Ibadah kurban merupakan bentuk i’tibar atau pengambilan pelajaran dari kisah tersebut. Ada tiga pelajaran utama yang dapat ditarik dari kisah tersebut. Pertama, totalitas Nabi Ibrahim AS kepada Allah SWT. Nabi Ibrahim AS mendapatkan ujian berat pada rasa bahagianya ketika sang buah hati hadir di rumah tangganya.
Melalui perintah menyembelih anaknya, Nabi Ibrahim AS diperingatkan bahwa anak hanyalah titipan. Nabi Ibrahim AS lolos dari ujian dan membuktikan bahwa dirinya dapat mengalahkan egonya untuk mempertahankan nilai Ilahi. Sementara Nabi Ismail AS yang usianya masih muda mampu untuk membuktikan bahwa dirinya berbakti dan patuh atas perintah Allah SWT.
Kedua, tentang kemuliaan manusia. Dalam kisah ini, umat muslim diingatkan untuk tidak menganggap mahal sesuatu bila itu untuk mempertahankan nilai-nilai ketuhanan. Di sisi lain, kita juga dihimbau untuk tidak meremehkan nyawa dan darah manusia. Penggantian Nabi Ismail AS dengan domba merupakan sebuah pesan pengorbanan dalam bentuk manusia yang ada pada tradisi kelompok pada zaman dahulu merupakan perbuatan yang diharamkan.
Seluruh manusia diciptakan Allah SWT dalam kemuliaan. Membunuh dan menyakiti manusia diibaratkan membunuh manusia atau menyakiti manusia secara keseluruhan. Larangan mengorbankan manusia sebetulnya penegasan kembali tentang luhurnya kemanusiaan di mata Islam dan karenanya mesti dijamin hak-haknya.
Ketiga, hakikat pengorbanan. Sedekah hewan kurban merupakan simbol dari makna korban yang sejatinya sangat luas, meliputi pengorbanan dalam wujud harta benda, tenaga, pikiran, waktu dan lain sebagainya. Pengorbanan merupakan manifestasi dan kesadaran kita sebagai makhluk sosial. Bagaimana jika masing-masing manusia memenuhi egonya dan kebutuhan sendiri tanpa peduli dengan kebutuhan orang lain seperti mengorbankan sedikit waktu untuk mengantri tiket dan berhenti saat lampu merah. Di sinilah kita melakukan “penyembelihan” ego untuk menggapai kedekatan (qurb) kepada Allah, karena kurban adalah solidaritas sesama dan ketulusan murni untuk mengharap keridhaan Allah. Wallahu a’lam.
Itulah khutbah Jumat Idul Adha 2023 singkat.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Baca Juga: Tanggal Merah Bulan Juni 2023, Adakah Liburan Panjang Long Weekend?
Berita Terkait
-
Tanggal Merah Bulan Juni 2023, Adakah Liburan Panjang Long Weekend?
-
Contoh Proposal Permohonan Qurban Idul Adha 2023 di Masjid
-
Kurban Kambing untuk Berapa Orang? Ini Penjelasan Para Ulama
-
Lirik Takbiran Idul Adha 2023 Lengkap Beserta Artinya
-
Apakah Ada Cuti Bersama Idul Adha 2023? Simak Aturan SKB 3 Menteri Berikut ini
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK