Suara.com - Tabung gas berukuran 3 Kg meledak di Jalan Trijaya, Tebet, Jakarta Selatan (Jaksel) menyebabkan tiga rumah warga hancur dan jebol pada bagian atap.
Kapolsek Tebet Chitya Intania mengatakan ledakan itu terjadi pada Senin (26/6) sekitar pukul 04.45 (26/6/2023) di rumah warga bernama Lukman Hakim.
"Menurut keterangan saksi, bahwa pada saat gas akan dinyalakan sudah tercium bau gas," kata Chitya dalam keterangannya, Jumat (7/7/2023).
Lekas Lukman memanggil tetangganya bernama Wildan Susanto untuk mengecek gas di rumahnya. Tetangga Lukman itu kemudian mencoba menyalakan gas Kg tersebut, tiba-tiba terjadi ledakan.
"Ternyata pada saat dinyalakan langsung terjadi ledakan yang berasal dari tabung gas 3 kg tersebut," ungkap Chitya.
Ledakan itu menimbulkan kobaran api yang seketika membakar Lukman dan Susanto hingga mengakibatkan atap rumah jebol.
Api kemudian menyambar ke rumah warga bernama Muh Syahil yang berada di samping rumah Lukman.
"Mengalami kerusakan atap yang terbuat dari bambu dan genteng runtuh," tutur Chitya.
Tak sampai di situ, kebakaran juga merembet sampai rumah warga yang bernama Marhamah.
Baca Juga: Duar! Tabung Gas Meledak di Tebet, Dua Orang Tewas dan Enam Luka-luka
"Mengakibatkan atap hancur dan lantai II terbuat dari triplek juga jebol," jelas Chitya.
Dari insiden kebakaran itu, sebanyak delapan orang dilaporkan menjadi korban. Setelahnya, para korban dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.
Dua Orang Tewas
Sebelumnya, sebuah tabung gas dilaporkan meledak di sebuah rumah di kawasan Tebet pada Senin (26/6/2023). Sebanyak dua orang meninggal dan enam orang lainnya luka-luka akibat ledakan itu.
"Kejadian tanggal 26 Juni 2023," ujar Kapolsek Tebet Kompol Chytia Intania kepada wartawan, Jumat (7/7/2023).
Chitya mengatakan korban yang terkena ledakan tabung gas sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun, dua orang korban meninggal ketika menjalani perawatan.
"Sudah dalam perawatan di RSCM sama Rumah Sakit Tebet. Sekitar 9 atau 10 hari. Kemarin ada meninggal setelah menjalani perawatan. Rabu satu, Kamis satu itu yang dirawat di RSCM," kata Chitya.
Berita Terkait
-
Duar! Tabung Gas Meledak di Tebet, Dua Orang Tewas dan Enam Luka-luka
-
Gara-gara Tabung Gas Bocor, 10 Rumah di Cakung Jaktim Hangus Terbakar
-
Empat Rumah Hancur Gegara Ledakan Gas, Polisi: Pemilik Rumah Merokok saat Ada Kebocoran Gas
-
Ledakan Tabung Gas 3Kg di Pademangan Jakut Makan Korban, 6 Orang Luka Bakar
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng
-
Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
-
BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi
-
Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri
-
TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum
-
Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri
-
Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus