Suara.com - Sejumlah aset harta kekayaan eks Gubernur Papua Lukas Enembe kini disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Dalam aset yang disita itu, terdapat koin-koin emas bergambar Lukas Enembe.
Aset tersebut berjumlah 27 unit dan salah satunya berhasil menyita atensi para penyidik KPK yaitu keping koin emas yang terpatri wajah sang eks Gubernur Papua itu.
Lantas apakah koin emas tersebut memiliki nilai jual? Berapakah nilai untuk sekeping koin emas tersebut? Apa saja aset lainnya yang turut disita KPK.
Simak jawabannya dalam kumpulan fakta yang dihimpun oleh tim Suara.com berikut.
KPK tetapkan Lukas jadi tersangka KPPU, asetnya disita
Sebelum menyita aset Lukas, KPK terlebih dahulu menetapkan dirinya sebagai tersangka kasus pencucian uang.
Adapun terdapat indikasi bahwa Lukas menggelapkan uang hasil korupsi melalui skema pencucian uang agar tak terendus lembaga antirasuah.
"Berdasarkan fakta penyidikan dan kecukupan alat bukti, KPK kemudian kembali menetapkan LE, sebagai Tersangka dalam dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU)," kata Juru Bicara KPK Ali Fikri usai melakukan penyitaan.
KPK beberkan daftar kekayaan Lukas Enembe yang disita
Baca Juga: Dua Kali Jadi Tersangka KPK, Kenapa Andhi Pramono Tak Kunjung Ditahan?
KPK telah merekap semua aset Lukas Enembe yang disita dan langsung mengekspos semua ke publik.
KPK melalui unggahan via akun Instagram resmi mereka, Rabu (5/7/2023) memaparkan daftar harta kekayaan milik Lukas.
Total kekayaan Lukas Enembe yang disita bisa diperkirakan mencapai miliaran bahkan triliunan Rupiah. Bahkan untuk aset jenis uang tunai saja sudah bernilai Rp 81.628.693.000 alias Rp 81 miliar.
Lukas juga menyimpan kekayaan dalam mata uang asing yakni 5.100 dollar Amerika Serikat dan 26.300 dollar Singapura.
Properti Lukas Enembe ikut disita
Tak hanya harta berupa uang tunai, properti Lukas Enembe turut disita.
Berita Terkait
-
Dua Kali Jadi Tersangka KPK, Kenapa Andhi Pramono Tak Kunjung Ditahan?
-
Bupati Bandung Dadang Supriatna Dilaporkan ke KPK Terkait Dugaan Korupsi Revitalisasi Pasar
-
SINOPSIS Film Komisi Pemberantasan Ketakutan (KPK) di NET TV Dibintangi Malih Tong Tong, Rezca Syam hingga Kiky Saputri
-
Sempat Gagah Pakai Seragam Bea dan Cukai, Andhi Pramono Kini Kicep Pakai Rompi Tahanan KPK
-
Kabarnya Dilaporkan ke KPK, Bupati Bandung Dadang Supriatna Punya Harta Kekayaan Rp8,8 M
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno