Seorang warga Desa Lemahabang Wetan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Aryanto Misel ciptakan mesin nikuba pengubah air jadi bahan bakar motor. (Antara)
Tanggapan BRIN
Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko menanggapi pernyataan penemu Nikuba yang mengatakan tidak butuh pemerintah untuk mengembangkan karyanya. Dia memastikan bahwa pihaknya akan menggelar konfrensi pers untuk menanggapi pernyataan Aryanto Misel itu.
Handoko menyampaikan bahwa pihaknya tidak dalam posisi memberi pengakuan soal suatu temuan ketika disinggung ketertarikan negara lain pada Nikuba. Meski demikian, dia menegaskan bahwa BRIN dapat memfasilitasi masyarakat yang memiliki ide inovasi. Selain itu Handoko mengingatkan dalam ranah sains diperlukan kehati-hatian hingga sebuah temuan dapat dibuktikan secara saintifik.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Komentar
Berita Terkait
-
Aryanto Misel Punya Teknologi Pemadam Api dari Serbuk Singkong, Pilih Jual Patennya ke Jepang: Indonesia Gak Ada....
-
Tak Dihargai di Negeri Sendiri, Aryanto Misel Tak Sayang Teknologi Bahan Bakar Air Diambil Asing
-
Ditawari Kerjasama Riset Nikuba dengan BRIN, Aryanto Misel: Saya Nggak Butuh
-
BRIN Ajak Riset Lanjutan untuk Penyempurnaan Penemuan Nikuba
-
Serba-Serbi Animalium BRIN yang Baru Diresmikan: Tiket, Jam Buka dan Fasilitas
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Pakar Pidana: Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Harus Diadili di Peradilan Umum
-
Kasus Amsal Sitepu Disorot DPR: Kriminalisasi terhadap Pekerja Kreatif adalah Keterbelakangan Hukum
-
Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka
-
Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras
-
PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader
-
Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI
-
Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'
-
Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu
-
Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden
-
Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris