Suara.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) saat ini tengah melaksanakan Rekrutmen Bersama BUMN dan telah melalui tes online tahap 2. Seleksi tahap 2 ini dilaksanakan pada 16-20 Juli 2023 yang meliputi tes bahasa Inggris untuk peserta dengan jenjang pendidikan D3, D4, S1, dan S2.
Sementara itu, bagi peserta yang melamar dengan menggunakan ijazah SMA/SMK/sederajat akan melaksanakan tes core values BUMN atau tes AKHLAK. Berikut ini beberapa tips sukses saat menghadapi tes online tahap 2 Rekrutmen Bersama BUMN.
Tips sukses tes online tahap 2 BUMN
1. Menggunakan kamera aktif
Salah satu syarat untuk bisa mengikuti tes online tahap 2 adalah kamera atau webcam peserta haruslah aktif. Pastikan agar wajah peserta dari awal hingga akhir tes muncul di layar kiri atas. Selain itu, FHCI telah menghimbau agar peserta memastikan bahwa tidak ada orang lain yang tertangkap kamera selama tes berlangsung agar tidak terindikasi kecurangan.
2. Jaringan internet memadai
Peserta diwajibkan menggunakan perangkat komputer atau laptop yang memadai dan jaringan internet yang lancar. Panitia Rekrutmen Bersama BUMN 2023 telah merekomendasikan minimal perangkat untuk mengikuti tes online tahap 2 ini yakni PC/laptop dengan prosesor Intel Core i3 dan RAM yang digunakan harus memiliki RAM sebesar 4GB. Selain itu, peserta dapat menggunakan aplikasi Google Chrome atau Mozilla Firefox dengan versi terbaru.
3. Fokus untuk mengerjakan setiap soal
Peserta harus fokus untuk mengerjakan setiap soal yang ada pada tes tahap 2 ini. Peserta dapat mengerjakan tes di ruangan yang tenang, nyaman, dan aman sepanjang menjalankan tes. Pastikan untuk tidak melakukan aktivitas lain selain mengerjakan tes.
Baca Juga: Dilaporkan ke Dewan Pers, Tempo Pastikan Sudah Meminta Konfirmasi kepada Erick Thohir
Bagi kamu yang telah lolos tahap 1, maka dapat melanjutkan seleksi tahap 2. Kamu dapat mengecek notifikasi email yang didaftarkan pada akun Rekrutmen Bersama BUMN 2023. Perhatikan jadwal trial tes dan online tes.
Jadwal yang dikirimkan melalui email dan tidak bisa mengakomodasi permintaan untuk melakukan pergantian jadwal tes. Risiko jika peserta lalai atau tidak hadir mengikuti tes online ini, maka akan dinyatakan gugur oleh penyelenggara.
Nah, itulah beberapa tips sukses untuk melaksanakan tes online tahap 2 Rekrutmen Bersama BUMN 2023. Semoga ulasan di atas bisa bermanfaat untuk kamu dan selamat menjalankan tes!
Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL
-
Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak
-
Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum
-
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat
-
Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon
-
Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!
-
Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah
-
Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan
-
Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi