Suara.com - Nasib nahas menimpa Sukadis (33), pekerja bangunan yang tertimbun tanah saat mengerjakan pondasi dan basemen sebuah ruko di Jalan Radin Inten II, Duren Sawit Jakarta Timur. Ia ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa.
Kasie ops Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Jakarta Timur, Gatot Sulaeman mengatakan, meski Sukadis dapat dievakuasi, sayang nyawanya tidak tertolong.
“Berhasil dievakuasi namun meninggal dunia,” kata Gatot, saat dikonfirmasi, Senin (31/7/2023) malam.
Berbeda dengan rekannya, Usman (45) yang sama-sama menjadi korban longsoran tanah. Usman masih diberikan kesempatan hidup, meski saat ini masih dalam perawatan di Rumah Sakit Duren Sawit.
Diketahui, saat proses evakuasi berlangsung, Usman merupakan korban yang dievakuasi lebih dulu. Saat peristiwa, tempurung kepala bagian atas Usman pun masih terlihat.
Gatot menyampaikan, pihaknya langsung melakukan evakuasi terhadap kedua korban setelah menerima laporan sekira pukul 18.15 WIB.
Dalam operasi kali ini, pihak pemadam menerjunkan 2 unit mobil pemadam yang diisi 16 petugas. Setelah berjibaku hampir 4 jam, kedua korban akhirnya bisa dievakuasi meski satu di antaranya dinyatakan tewas di tempat.
“Operasi dinyatakan selesai pukul 22.20 WIB,” imbuh dia.
Baca Juga: Berjalan Dramatis, Seorang Pekerja yang Tertimbun Tanah di Duren Sawit Sudah Diberikan Pertolongan
Berita Terkait
-
Berjalan Dramatis, Seorang Pekerja yang Tertimbun Tanah di Duren Sawit Sudah Diberikan Pertolongan
-
Sedang Melakukan Pengerjaan, 2 Pekerja Bangunan Tertimbun Longsor di Duren Sawit
-
Lagi Buat Basement Kantor, 2 Pekerja Bangunan Tertimbun Galian Tanah di Duren Sawit
-
Kebakaran di Duren Sawit Jaktim Tewaskan Wanita Lansia, Jasad Nenek Deliana Ditemukan di Kamar Mandi
-
Kebakaran Rumah di Klender, Api Sempat Merambat hingga ke Jalur Kereta
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
5 Tuntutan Guru Madrasah ke DPR: Hapus Diskriminasi P3K Hingga Gaji Wajib Cair Tanggal 1
-
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Jabodetabek Hari Ini, Siap-Siap Hujan Lebat dan Angin Kencang!
-
Prabowo Panggil Menteri Airlangga Hingga Purbaya ke Istana, Ada Apa?
-
Gus Yaqut Ajukan Praperadilan, KPK Sebut Penetapan Tersangka Sudah Sesuai Aturan
-
Desak Pemerintah Bersihkan Oligarki, GMKR Tuntut Pemakzulan Gibran dan Adili Jokowi
-
Polisi Bagi-Bagi Roti dan Air di Tengah Aksi Ribuan Guru Madrasah di Depan DPR
-
Gelar Aksi, Warga Tagih Janji Ganti Rugi Lahan Flyover Pramuka Rp369 Miliar ke DPRD DKI
-
Ratusan Guru Madrasah Demo di DPR, Tuntut Kesejahteraan dan Inpres Pendidikan
-
Viral Maling Berjaket Merah Todongkan Senpi di Lenteng Agung, Polisi Buru Pelaku
-
Polisi Selidiki Dugaan Pidana Kebakaran Gudang Pestisida yang Cemari Sungai Cisadane