Suara.com - AAB (23), mahasiswa Sastra Rusia Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Indonesia (UI) mengaku dirinya sempat mendapat ilham sebelum menghabisi MZN (19)
Adapun AAB membunuh MZN yang merupakan adik tingkatnya sendiri.
Sebelum melakukan aksi kejinya, AAB menonton sebuah serial bertajuk Narcos hingga mendapat inspirasi untuk membunuh MZN.
Terinspirasi Narcos, bunuh junior demi lunasi utang
Diketahui bahwa motif utama pembunuhan MZN oleh AAB adalah faktor ekonomi. AAB berutang ke pinjaman online alias pinjol usai mengalami kerugian investasi kripto.
Kala terpuruk oleh utang, AAB teringat dengan serial Narcos yang menjadi inspirasinya melakukan pembunuhan demi bebas dari utang.
"Saya nonton film, bukan karena dendam. (Serial) Narcos," kata AAB, yang dihadirkan saat konferensi pers di Polres Metro Depok, Sabtu (5/8/2023).
Narcos mengangkat kisah Pablo Escobar
Narcos tak lain merupakan serial layar kaca garapan Chris Brancato, Carlo Bernard, dan Doug Miro. Serial ini mengangkat kisah seorang gembong kartel narkoba bernama Pablo Escobar.
Baca Juga: Mahasiswa UI Bunuh Adik Kelas Karena Terlilit Pinjol, Kenapa Banyak Utang Bisa Bikin Gelap Mata?
Escobar sendiri merupakan kriminal nyata yang menjadi raja kokain di Kolombia. Ia menjadi kriminal kelas kakap dan bahkan menguasai perpolitikan hingga hukum di Kolombia.
Watak Escobar yang sadis namun tertata menjadi inspirasi bagi AAB untuk membunuh MZN dengan sadis.
Bunuh adik tingkat dengan pisau lipat
Usai menyaksikan kisah Escobar, AAB langsung mendapat ilham untuk menyiapkan sebilah pisau lipat. Pisau lipat tersebut menjadi pilihan jalan keluar bagi AAB untuk bebas dari lilitan utang.
MZN akhirnya tewas di tangan AAB yang menikam dadanya sebanyak 10 kali dengan pisau lipat.
"Pisau sudah saya sediakan saat dia pulang dari kampungnya ke kostan. Saya memiliki hutang 15 juta kepada teman-teman dan pinjol, totalnya mencapai 80 juta," kata AAB.
Berita Terkait
-
Mahasiswa UI Bunuh Adik Kelas Karena Terlilit Pinjol, Kenapa Banyak Utang Bisa Bikin Gelap Mata?
-
Investasi Kripto Rugi Rp80 Juta, Segini Utang Pinjol yang Bikin Mahasiswa UI Bunuh Junior
-
Kronologi Kasus Mahasiswa UI Tikam Juniornya, Pelaku Terlilit Pinjol
-
Membedah Pasal yang Jerat Mahasiswa UI Pembunuh Juniornya, Terancam Hukuman Mati
-
7 Fakta Pablo Escobar, Tokoh Utama Film Narcos yang Jadi Inspirasi Pembunuhan Mahasiswa UI
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin