“Kan undangannya langsung ke masing-masing (penerima). Saya yakin mestinya ada (untuk Gibran),” kata Teguh Prakosa usai mengikuti pidato kenegaraan Presiden Jokowi di Gedung DPRD Solo, Rabu, 16 Agustus 2023.
4. Gibran mengaku tak tersinggung
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming telah memastikan kalau dirinya tidak mendapatkan undangan rapat konsolidasi DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah.
Putra sulung Presiden Jokowi itu lantas menduga acara tersebut hanya melibatkan kader senior PDI Perjuangan.
Namun di balik itu semua, Gibran mengaku tidak tersinggung dan tak masalah jika memang tidak diundang.
"Enggak apa-apa, human error enggak apa-apa. Santai, santai. Ketlisut (hilang)," kata Gibran di Solo, Jawa Tengah, Kamis (17/8/2023).
5. Gibran tak diundang, diduga karena dekat dengan Prabowo
Tak hadirnya Gibran dalam rapat konsolidasi DPD PDI Perjuangan Jateng jelang pemilu, diduga karena Wali Kota Solo itu disebut-sebut masuk dalam radar bacawapres Prabowo Subianto.
Dugaan itu diungkapkan oleh Koordinator Nasional Relawan Bolone Mase, Kuat Hermawan Santoso pada Rabu (16/8/2023).
Menurut dia, popularitas dan elektabilitas Gibran semakin hari semakin membaik, sehingga tak heran jika namanya dilirik sejumlah pihak.
Namun anggapan itu dibantah oleh Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristianto. Menurut dia, absennya Gibran tidak ada kaitannya dengan kedekatannya dengan Prabowo.
Meski begitu, Hasto tidak menjelaskan alasan sesungguhnya mengapa pada akhirnya Gibran tidak hadir dalam rapat konsolidasi itu.
6. PDIP Jateng sebut undangan hilang
Wakil Ketua DPD PDIP Jawa Tengah, Sumanto mengatakan pihaknya telah menyiapkan surat untuk Gibran dan Ganjar. Namun, ia mengaku suratnya hilang sebelum sempat dikirimkan.
"Itu di sekretariat diundang semua. Ada ketlingsut (hilang) di sekretariat kita. Mohon maaf lah," ungkapnya pada Rabu (16/8/2023).
Kendati demikian, pihaknya menyebut tetap mengundang Ganjar meski Gubernur Jateng itu sedang di Jakarta.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Kritik Keras PDIP untuk Gerindra, Golkar dan PAN; Jangan Pakai Museum dan Tempat Bersejarah untuk Politik Praktis
-
PDIP Setuju MPR jadi Lembaga Tertinggi untuk Tetapkan Haluan Negara, Bukan Ubah Sistem Pemilihan Presiden
-
Hasto Kristiyanto Tegaskan PDIP Tidak Ingin Berkuasa Melalui Pemilu
-
Relawan Jokowi Dirikan Rumah Pemenangan Prabowo Subianto di Tanah Kelahiran Ganjar Pranowo
-
Sekjen PDIP Ingatkan Karma Politik bagi Pemimpin Tak Jujur dan Manipulatif
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah
-
Kenapa Polisi 'Ngotot' Larang Mahasiswa Demo di Kawasan Bundaran HI?
-
Komisaris Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
-
Siasat Licik Andrew Mulyono Dekati Lodewyk Pusung Demi Kuasai Proyek Motor BGN Rp1 Triliun!
-
Polisi Ringkus Komplotan Begal Sadis di Pekanbaru, Belasan Motor dan Mobil Disita