Suara.com - Pelaksanaan upacara pengibaran Bendera Merah Putih memperingati 78 tahun kemerdekaan Indonesia yang dilaksanakan di Istana Merdeka, Jakarta pada Kamis, (17/08/2023) pagi ini berjalan dengan lancar. Para peserta upacara yang tampak antusias sejak pagi hari pun mengikuti setiap rangkaian acara dengan khidmat dan tertib.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, petugas upacara pengibaran bendera terdiri dari berbagai elemen, seperti Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang merupakan perwakilan putra putri terbaik dari 38 provinsi di Indonesia, tim gabungan TNI Polri, serta tim paspampres yang menjadi "bintang" utama dalam pelaksanaan upacara pengibaran ini.
Salah satu anggota Paskibraka Nasional perwakilan Provinsi Papua Pegunungan, Lilly Indiani Suparman Wenda terpilih sebagai pembawa baki bendera dalam upacara Detik-detik Proklamasi di Istana Merdeka.
Sosoknya pun kini menjadi sorotan publik usai dirinya berhasil melaksanakan tugasnya dengan sangat baik. Simak inilah profil Lilly selengkapnya.
Posisi pembawa baki bendera memang menjadi banyak incaran para anggota Paskibraka yang bertugas mengibarkan dan menurunkan bendera merah putih dalam upacara peringatan hari Kemerdekaan Indonesia setiap tahunnya.
Anggota yang terpilih sebagai pembawa baki juga bukanlah sembarangan orang. Kali ini, Lilly Indiani sebagai perwakilan provinsi Papua Pegunungan dipilih oleh pelatih paskibraka untuk membawa baki bendera dengan tugas menerima duplikat bendera merah putih dari Presiden Jokowi selaku inspektur upacara.
Lilly Indiani diketahui lahir di Wamena, 15 Mei 2007. Ia merupakan perwakilan pertama Paskibraka Nasional putri dari Papua Pegunungan usai pemekaran provinsi pada tahun 2022 lalu.
Tak hanya menjadi perwakilan pertama Papua Pegunungan, Lilly pun juga mencetak sejarah sebagai pembawa baki pertama dari Provinsi Papua Pegunungan.
"Saya bangga sekali, sangat bahagia. Pas latihan bawa baki juga itu tidak tahu kalau ada Pak Presiden memantau dari atas podium juga, terus pas sudah di bawah baru kelihatan kalau ada pak Presiden. Jadi senang banget Pak Presiden bisa nonton langsung saat latihan,” ungkap Lilly saat diwawancarai oleh petugas Sekretariat Kabinet pada Rabu, (16/08/2023).
Baca Juga: Atraksi Pesawat Terbang di Langit Jakarta Meriahkan HUT ke-78 RI
Lilly mengikuti karantina pelatihan Paskibraka Nasional sejak tanggal 15 Juli 2023 lalu di Lemhannas RI dan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pramuka Nasional Wiladatika Cibubur bersama 75 anggota Paskibraka Nasional lainnya dari 38 provinsi.
Saat ini, Lilly diketahui masih duduk di bangku kelas 11 SMA di SMA Negeri 1 Wamena. Lilly pun sudah dilatih sejak awal masuk karantina untuk menjadi pembawa baki oleh pelatih Paskibraka.
Namun, ia mengaku baru mengetahui dirinya akan pasti bertugas sebagai pembawa baki sesaat sebelum upacara dilaksanakan.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Kirab Bendera Pusaka Merah Putih di Monas
-
HUT Kemerdekaan RI ke-78, Bendera Merah Putih Raksasa Berkibar di Atas Tebing Hawu Bandung Barat
-
Momen Sepatu Lepas Pembawa Bendera Merah Putih, Lilly Indriani Tetap Bikin Bangga Papua
-
Prilly Latuconsina Ingin Kibarkan Bendera Merah Putih di Dalam Laut, Malah Jadi Salah Fokus ke Sampah Plastik
-
Jejak Kasus Pria Pasang Bendera Merah Putih ke Leher Anjing: Kini Berakhir Damai
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta
-
Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?
-
Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang
-
Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan
-
Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!
-
Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite
-
Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan
-
Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan
-
Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM
-
Jelang Muktamar NU Ke-35, Menimbang Sosok Rais Aam Ideal di Tengah Tantangan Abad Kedua