Suara.com - Nama Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, kini jadi perbincangan usai dideklarasikan sebagai bakal cawapres Anies Baswedan. Selain itu, Wakil Ketua DPR RI ini juga terseret dalam pusaran beberapa kasus korupsi yang hingga saat ini masih dalam tahap penyelidikan.
KPK sempat mengungkap akan membuka opsi untuk memeriksa Cak Imin sebagai saksi dalam kasus korupsi Kemenaker. Kasus itu terjadi saat Cak Imin masih menjabat sebagai Menteri Ketenagakerjaan dan Transmigrasi pada tahun 2012.
Tak hanya itu, Cak Imin pun juga pernah masuk pusaran perkara kasus lainnya. Lalu, apa saja kasus kasus yang pernah mencatut nama Cak Imin? Simak inilah selengkapnya.
Kasus 'kardus durian'
Kasus kardus durian yang menyeret nama Cak Imin ini sempat menggantung pasca diungkap KPK pada 2012 lalu. Kasus yang sudah berjalan selama 11 tahun ini diakui KPK masih dalam tahap penyelidikan pada akhir tahun 2022.
Pengungkapan kasus ini bermula ketika dua pejabat dalam organisasi Kemnakertrans terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT). Mereka tertangkap dengan barang bukti sejumlah uang yang dibungkus dengan kardus durian.
Kedua pejabat ini terbukti melakukan suap pengucuran Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Kemenakertrans tahun 2011.
Saat itu, Cak Imin masih aktif menjabat sebagai Menakertrans. Penyelidikan pun dilakukan 11 tahun lamanya. Terbaru, KPK menyatakan akan memanggil Cak Imin di Gedung Merah Putih KPK pada Selasa (5/9/2023) sebagai bagian dari penyelidikan kasus kardus durian.
Kasus gratifikasi dana optimalisasi
Baca Juga: Cak Imin Minta Pemeriksaan Dugaan Korupsi Ditunda, Tapi KPK Belum Terima Suratnya
Nama Cak Imin juga pernah disebut dalam pengungkapan kasus suap pembahasan anggaran optimalisasi Dirjen Pembinaan Pembangunan Kawasan Transmigrasi Kementerian Ketenagakerjaan dan Transmigrasi tahun 2014 lalu.
KPK berhasil menangkap dua pejabat Kemenakertrans saat itu, yaitu Charles Jones Mesang dan Jamaluddien Malik yang merupakan anggota DPR serta pejabat Kemenakertrans.
Cak Imin juga sempat diduga menerima uang Rp 400 juta dari kasus tersebut. Kendati demikian, dugaan tersebut masih belum terbukti hingga sekarang.
Kasus korupsi proyek Kementerian PUPR
Tak sampai di situ, lagi-lagi nama Cak Imin disebut dalam kasus korupsi megaproyek pembangunan jalan Kementerian PUPR tahu 2016 silam. Saat itu, salah satu anggota DPR RI fraksi PKB Musa Zainuddin ikut ditangkap.
Dari pengakuan Musa, ia sempat menyerahkan uang kepada Cak Imin untuk membantu pencalonan anggota PKB Dapil Jawa Timur. Cak Imin pun sempat dipanggil oleh KPK. Namun ia mangkir dan statusnya dalam kasus ini belum jelas hingga kini.
Berita Terkait
-
Cak Imin Minta Pemeriksaan Dugaan Korupsi Ditunda, Tapi KPK Belum Terima Suratnya
-
Anies Baswedan dan Cak Imin Diprediksi Kesulitan Menyatukan Pendukung
-
Dibongkar Anies! Ini Fakta Sebenarnya di Balik Surat Minta AHY Jadi Cawapres
-
Emoh Disebut Petugas Partai NasDem, Anies Beberkan Alasan Manut Ditawari Cak Imin Jadi Cawapres
-
Cak Imin Sebut Tak Akan Datang Penuhi Panggilan KPK Hari Ini: Ada Acara Lain
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade
-
Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!
-
Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan
-
Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu
-
Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!
-
WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun
-
Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat
-
Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel
-
SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!
-
Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran