Suara.com - Setiap muslim tentu berharap diberikan kemudahan dan kesempatan untuk menunaikan ibadah haji. Sebab, haji merupakan salah satu rukun islam yang memiliki keutamaan besar. Dalam sebagian hadits, Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam memberikan jaminan surga bagi haji yang mabrur.
Karena besarnya keutamaan haji, terlebih lagi kedudukannya sebagai salah satu dari rukun islam, maka tidak sepantasnya seorang muslim yang memiliki kemampuan fisik dan finansial menelantarkan ibadah yang agung tersebut.
Sebelum berangkat haji, tentu Anda harus mendaftarkan diri terlebih dahulu karena pelaksanaan haji diatur oleh pemerintah. Saat mendaftar haji, Anda akan diperhadapkan pada 2 pilihan paket, yaitu haji plus dan haji reguler.
Biaya haji plus jauh lebih mahal dibandingkan biaya haji reguler. Jika biaya haji reguler berkisar Rp 44,3 juta hingga Rp 55,9 juta, maka biaya haji plus dalam rupiah berkisar Rp 119 juta hingga Rp 228 juta. Ini biaya untuk satu orang, sedangkan biaya haji plus untuk 2 orang tentu lebih besar lagi.
5 Perbedaan Haji Plus Dibandingkan Haji Reguler
Sebenarnya apa yang membedakan antara haji reguler dan haji plus? Untuk mengetahui jawabannya, pastikan Anda menyimak detail ulasan di bawah ini.
1. Biaya
Setelah membaca ulasan di atas, tentu sudah tergambar bagi Anda perbedaan besar antara biaya haji reguler dan haji plus. Karena besarnya biaya haji plus, umumnya orang-orang yang memilih paket ini sudah menabung jauh-jauh hari sebelumnya.
Tidak dipungkiri kalau banyak calon jemaah haji yang memaksakan diri untuk mengikuti paket haji plus meskipun biayanya sangat mahal. Tidak sedikit dari mereka yang rela menjual tanah atau barang berharga lainnya hanya untuk itu.
2. Masa Tunggu
Haji reguler memiliki masa tunggu keberangkatan yang jauh lebih lama dibandingkan dengan masa tunggu keberangkatan haji plus. Saat ini masa tunggu keberangkatan haji reguler sudah mencapai 15 tahun, sedangkan masa tunggu keberangkatan haji plus cuma 1-2 tahun saja.
3. Fasilitas
Tidak diragukan lagi kalau fasilitas yang didapatkan oleh jamaah haji plus jauh lebih bagus dibandingkan fasilitas jamaah haji reguler. Salah satu contoh paling jelas adalah penginapan yang digunakan.
Baca Juga: 27 Jemaah Haji Asal Sumut Wafat di Mekkah, Berikut Daftarnya
Untuk haji plus, tempat menginap yang disediakan umumnya dekat dari Masjidil Haram. Adapun haji reguler, penginapan yang disediakan biasanya jauh dari masjid tersebut.
Oleh karena itu, para jemaah haji reguler biasanya lebih memilih untuk duduk berdzikir di masjid menunggu waktu sholat berikutnya, dibandingkan harus pulang ke tempat penginapan karena terlalu memakan banyak waktu.
4. Bimbingan
Masing-masing dari peserta program haji plus dan haji reguler akan mendapatkan bimbingan selama di tanah suci. Bedanya, para peserta haji plus akan mendapatkan bimbingan yang lebih intensif. Hal ini wajar, bukan hanya biayanya yang lebih besar, tapi jumlah pesertanya juga lebih sedikit.
5. Pihak Penyelenggara
Para penyelenggara program haji reguler adalah pemerintah melalui kementerian agama, sedangkan haji plus diselenggarakan oleh pihak tertentu yang lebih sering diistilahkan dengan travel haji. Jumlah petugas dari masing-masing program haji harus mengikuti aturan yang sudah ditetapkan oleh pihak pemerintah.
Setelah membaca ulasan di atas, tentu Anda sudah memahami perbedaan paling mendasar antara haji plus dan haji reguler.
Meskipun mahal, orang-orang dengan kemampuan finansial yang baik lebih memilih program haji plus, dibandingkan harus menunggu waktu pemberangkatan yang umumnya sangat lama ketika memilih program haji reguler.
Tag
Berita Terkait
-
Untung Rugi Aturan Haji Maksimal Sekali Seumur Hidup
-
5 Fakta Wacana Menko PMK Larang Ibadah Haji Berkali-kali, Muhammadiyah Respons Positif
-
Ujian Ustaz Syam saat Jalani Ibadah Haji: Hampir 24 Jam Gak Makan
-
PPIH Debarkasi Solo Sudah Pulangkan 12.911 Haji ke Tanah Air
-
Glamor! Viral Jemaah Haji Pakai Emas Imitasi, Padahal Begini Hukum Pamer Harta dalam Islam
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Netizen Tagih Maaf Personal Juri LCC Kalbar, Pimpinan MPR: Institusi Sudah Mewakili
-
Polisi Menduga Merkuri yang Diselundupkan ke Filipina Berasal dari Tambang Gunung Botak
-
Jejak Panjang Rumah Pahlawan Nasional Sardjito yang Kini Bakal Dijual
-
MPR Pastikan Lomba Ulang LCC Kalbar Gunakan Juri Independen dari Akademisi
-
Singgung Kasus Tom Lembong hingga Nadiem, Mahfud Ungkap Bahaya Intervensi Politik di Hukum RI
-
Bantah Ada Keberpihakan, Sekjen MPR Sebut Kisruh LCC Kalbar Murni Kendala Sound
-
Ungkap Kejanggalan di Kasus Chromebook Nadiem, Mahfud: Nampak Dipaksakan dan Ada yang Ditarget
-
Sita Rp39 Triliun Uang Koruptor di Rekening Tak Jelas, Prabowo: Mungkin Istri Muda Tidak Tahu
-
Pimpinan MPR Panggil-Tegur Juri LCC Kalbar, Sanksi Sesuai Aturan BKN Menanti?
-
Kisruh LCC Kalbar Berlanjut ke Meja Hijau, Pimpinan MPR Bilang Begini