Suara.com - Ruslan, Kepala Desa Sindangjaya, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar) mengalami kejadian nahas. Dia terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah ketiban baliho besar salah satu calon anggota legislatif (caleg) untuk Pemilu 2024.
Insiden itu terjadi di ruas Jalan Cabangbungin ketika Ruslan mengendarai sepeda motor baru saja pulang mengikuti ratiban pada Minggu (17/9/2023).
Lantas siapa sosok Ruslan kades di Bekasi yang tertimpa baliho caleg tersebut? Simak penjelasan berikut ini.
Sosok Ruslan Kades Sindangjaya
Ruslan Abdul Gani merupakan Kepala Desa Sindangjaya, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Namun, tak diketahui secara pasti sejak kapan Ruslan jadi Kepala Desa Sindangjaya.
Rekam jejak digital Ruslan pun hanya pemberitaan jadi korban karena tertimpa baliho caleg baru-baru ini. Selain itu pada Juli 2023 lalu, Ruslan sempat memberi klarifikasi terkait salah satu warganya yang seorang TKW (tenaga kerja wanita) yang viral karena mengadu ke Presiden Jokowi minta dipulangkan dari tempat kerjanya di Arab Saudi.
Kronologi Ruslan Tertimpa Baliho
Kejadian robohnya baliho caleg itu terjadi di Jalan Raya Cabangbungin, Kabupaten Bekasi pada Minggu (17/9/2023). Ketika itu Ruslan tengah berkendara sepeda motor.
Ruslan kala itu hendak pulang ke rumah setelah mengikuti pengajian di salah seorang kediaman warga. Tak disangka di tengah perjalanan baliho bergambar bakal caleg DPR RI Wardatul Asriah roboh menimpa Ruslan.
Baca Juga: Nasib Nahas Menimpa Pak Kades di Bekasi, Pulang Ratiban Malah Ketiban Baliho Caleg DPR di Jalan
Sang kades itu pun tak kuasa mengendalikan keseimbangan hingga terjatuh dari sepeda motor. Kejadian ini dibenarkan oleh aparat Kepolisian Sektor Cabangbungin.
"Kronologi kejadiannya kepala desa mau pulang abis ratiban, sampai di lokasi korban tertimpa alat peraga kampanye hingga terjatuh. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit," ungkap Wakil Kepala Polsek Cabangbungin, Inspektur Satu Agus Salim pada Senin (18/9/2023).
Kondisi Ruslan
Akibat insiden tersebut, Ruslan harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Cabangbungin. Dia mengalami luka serius di bagian kepala dan dahi. Bahkan dilaporkan hingga Senin (18/9/2023), Ruslan masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Penertiban Atribut Politik Jelang Pemilu
Agus Salim mengatakan insiden yang dialami Ruslan tersebut menjadi pembelajaran semua pihak terkait khususnya partai politik. Diharapkan mereka dapat tertib memasang atribut serta media luar ruang berupa alat peraga kampanye ataupun sosialisasi agar peristiwa serupa tidak terulang kembali.
Berita Terkait
-
Nasib Nahas Menimpa Pak Kades di Bekasi, Pulang Ratiban Malah Ketiban Baliho Caleg DPR di Jalan
-
Kepala Desa di Sumut Ditangkap Gegara Miliki Sabu
-
Detik-detik Kades di Empat Lawang Digerebek Warga, Asyik Wikwik Sama Istri Orang Lain
-
Verrell Bramasta Maju Jadi Caleg, Venna Melinda Minta Sang Anak Tinggalkan Gaya Hidup Mewah
-
Parpol Paling Banyak Kirim Caleg Eks Narapida di Pemilu 2024, Bongkar Aib!
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah
-
Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal
-
'Nak Keluar Sayang', Noel Minta Putrinya yang Berseragam Sekolah Keluar Sidang karena Ditegur Hakim
-
7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?
-
Kasus Dokter Internship Meninggal, Menkes Minta Audit Medis Tindakan RS
-
Maut Mengintai di Balik 'Jalan Pintas', 57 Nyawa Melayang Sia-sia di Jalur Kereta Daop 1 Jakarta
-
Eks Wamenaker Noel Ngaku 'Gak Tahu' Terima Ducati Harus Lapor KPK: Saya Menyesal Banget