"Yang jelas dia mengatakan udah capek ngapain belain jokowi nggak dapet apa-apa," ujarnya.
"Dan dia sakit hati karena waktu kena kasus penistaan agama nggak dibelain sama pihaknya Jokowi, yang bela dia dari Partai Gerindra yang sekarang jadi Ketua DPR," katanya dalam pernyataannya di video yang beredar luas di media sosial.
Permadi Arya: Itu HOAX
Sementara itu, Permadi menyatakan bahwa pernyataan Vera tersebut adalah hoax.
"Itu HOAX karangan orang tak bertanggung jawab," tegasnya mengklarifikasi.
Sebelumnya, ia memposting tiga foto yang dituduhnya sebagai penebar hoaks.
Tiga foto itu diunggah di akun instagram miliknya, Kamis (21/9/2023).
Dalam postingan terlihat potret kolase wajah tiga orang, antara lain Alifurrahman Seword, Aoki Vera, dan Rudi Kamri.
Pada bagianatas foto tertera tulisan 'wajah penebar hoax, waspada jika melihat konten orang-orang ini'.
Baca Juga: Siang Ini, Relawan Prabowo Polisikan Rudi S Kamri Buntut Isu Tampar-Cekik Wamen
Dalam narasinya, Abu Janda mengatakan kalau ketiga orang itu merupakan pendukung bakal calon presiden (capres) Ganjar Pranowo.
"Pak @ganjar_pranowo tolong ditertibkan pendukungnya mereka nyebar Hoax "pak @jokowi berbohong untuk menutupi aib istana" tulis Abu Janda.
"Pak Jokowi yang bapak anggap sebagai mentor dihina 'tukang bohong' oleh pendukung bapak.. mohon Pak Ganjar tertibkan pendukungnya, jangan sampai publik anggap mereka sebar hoax atas arahan disuruh pak Ganjar.. terima kasih," sambungnya.
Sontak saja warganet yang melihat dibuat heran karena tiga sosok dalam foto itu merupakan bestie dari Abu Janda, namun sekarang malah saling serang.
Adapun dalam cuitan lainnya, Permadi menyampaikan bahwa dukungan yang diberikan kepada capres Prabowo Subianto karena Jokowi kini mendukung mantan Danjen Kopassus itu.
"Saya berpaling ke Pak Wo, karena pak @jokowi berpaling ke Pak Prabowo," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
MAKI Ingatkan Jaksa Jangan Terjebak Manuver Nadiem Makarim
-
Kemenkes Siapkan Strategi Swab Mandiri untuk Perluas Deteksi Dini Kanker Serviks
-
KPK Bakal Periksa Eks Menaker Hanif Dhakiri Terkait Kasus Korupsi RPTKA
-
Polda Metro Jaya Sita 27 Kg Sabu dan Happy Five Senilai Rp41,7 Miliar di Tangerang
-
Propam Usut Dugaan Salah Prosedur Polisi yang Amankan Pedagang Es Gabus di Johar Baru
-
Bukan Cuma 28, Satgas PKH Ungkap Potensi Gelombang Baru Pencabutan Izin Perusahaan Pelanggar Hutan
-
KAI Daop 1 Rilis Jadwal Mudik Lebaran 2026, Siapkan 37 Ribu Kursi Per Hari
-
Pascabanjir Cengkareng, Sudin LH Jakbar Angkut 187 Ton Sampah dalam 8 Jam
-
Mensos Paparkan Data Bencana Januari 2026: 34 Titik Melanda Indonesia, Jawa Jadi Wilayah Terbanyak
-
12 Aparat Hukum Diduga Perkosa Seorang Ibu di Papua, Saksi Mata Ungkap Kronologi Pilu