Suara.com - Musisi pentolan band Dewa tetiba menjadi perhatian publik. Sebuah video memperlihatkan bagaimana Ahmad Dhani mengungkapkan jika calon presiden atau capres Prabowo Subianto memang mengalami kekurangsempurnaan dalam komunikasi politik.
Hal ini mengakibatkan suara umat muslim akan lari ke Anies Baswedan. Apa yang disampaikan Ahmad Dhani ini pun kemudian ramai dibahas dan diperbincangkan netizen.
Akun yang membagikan menuliskan narasi jikan Ahmad Dhani respect ke Anies #pemilu2024 #capres #pilpres2024 #aniesbaswedan #prabowo
Video ini diawali dengan pengakuan Ahmad Dhani yang mengungkapkan jika diberi kesempatan untuk menyampaikan langsung pada Prabowo Subianto maka ia ingin menyampaikan hal tersebut.
Suami Mulan Jameela menilai jika Prabowo Subianto telah mengalami ketidaksempurnaan dalam komunikasi politiknya.
Hal tersebut mengakibatkan suara umat Islam tidak lagi sepenuhnya mendukung Prabowo Subianto pada saat kekinian.
"Jika boleh ngomong langsung, Prabowo Subianto ini kurang perpect (sempurna) dalam komunikasi politik," ujar Ahmad Dhani
Salah satu ketidaksempurnaan Prabowo Subianto dicontohkan Ahmad Dhani ialah saat pertama kali memutuskan untuk bergabung ke Pemerintahan Joko Widodo atau Jokowi.
Musisi ini menilai jika pada saat itu, Prabowo lemah dalam komunikasi politik pada kalangan umat Islam. Hal ini membuat Prabowo seperti ditinggalkan oleh pendukungnya, terutama umat Islam.
Baca Juga: Anies, Prabowo, Ganjar Konfirmasi Hadiri Undangan KPK untuk Nyatakan Komitmen Antikorupsi
"Dan sekarang umat Islam lebih memilih Anies Baswedan," aku Ahmad Dhani kemudian.
Video ini kemudian viral di media sosial dengan beragam komentarnya.
Salah satu komentar netizen menyimpulkan jika Ahmad Dhani memang lebih mengakui Anies Baswedan yang memiliki komunikasi politik yang baik.
"Alhamdulilah Ahmad Dani mengakui, semoga pak Anis jd presiden 2024," ujar netizen mengomentari video AHmad Dhani tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Anies, Prabowo, Ganjar Konfirmasi Hadiri Undangan KPK untuk Nyatakan Komitmen Antikorupsi
-
Prabowo Curi Perhatian Warganet Usai Debat, Pengamat: Efek Jogetin dan Senyumin Aja
-
Teriakan "Anies Presiden" Sambut Anies Baswedan ke Kendari dan Terima Topi Adat Kesultanan Buton
-
Jokowi Sebut Debat Capres Serang Personel, Jubir AMIN: yang Ditanyakan Anies Kebijakan Pertahanan
-
Anies Soroti Pengadaan Alutsista via Orang Dalam, Jubir: Rawan Markup dan Kecelakaan, Produk Tak Berkualitas
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir
-
Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun
-
Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi
-
Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat
-
Praka Rico Gugur Usai Dirawat, Korban Kedua TNI dalam Serangan ke Pos UNIFIL Lebanon
-
Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah
-
Profil Praka Rico Pramudia, Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon
-
Circle Korupsi Sulit Dibongkar? Eks Penyidik KPK Ungkap Peran Loyalitas dan Skema Berlapis
-
Daftar 4 TNI Gugur di Lebanon, Terakhir Praka Rico Pramudia
-
AS Siapkan Imbalan Rp172 Miliar Buru Hashim Al-Saraji Tokoh KSS Terduga Penyerang Fasilitas Diplomat