Suara.com - Juru Bicara Tim Pemenangan Nasional Ganjar-Mahfud, Aryo Seno Bagaskoro, mengatakan suasana kebatinan tim pemenangan dan pendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud Md semakin enerjik dan bersemangat untuk terus bergerak dan meraih kemenangan pada Pemilu 2024.
"Suasana kebatinan seluruh pendukung Ganjar Pranowo-Mahfud Md merasa enerjik dan bersemangat. Di akar rumput, para pendukung, simpatisan, dan relawan tidak henti-henti melakukan gerakan door to door, menyapa dan mengetuk pintu-pintu rumah rakyat dan tetangga," kata Seno dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.
Seno mengatakan semangat anggota tim pemenangan dan relawan semakin berkobar setelah bertemu langsung dengan Ganjar Pranowo dan Mahfud Md.
"Apalagi setelah menyaksikan, bahkan bertemu secara langsung, baik dengan Pak Ganjar ataupun Pak Mahfud di ratusan titik yang sudah dikunjungi oleh beliau berdua selama masa kampanye," ujarnya.
Menurut Seno, semangat tersebut semakin diperkuat dengan terus bergeraknya seluruh mesin partai pendukung dan tokoh TPN.
"Ada Pak Arsjad, Pak Andika, Mas Sandiaga Uno, Tuan Guru Bajang, Mbak Yenny Wahid, Pak Gatot Edy, Mas Andi Widjajanto, yang tak henti-henti berkeliling Indonesia dan menambah daya juang," tuturnya.
Sejak hari pertama, Seno yakin tahun 2024 menjadi tahun rebound elektabilitas pasangan Ganjar-Mahfud.
"Karena dengan kekuatan mata hati, rakyat semakin sadar siapa pemimpin yang punya kapasitas, track record, dan kapabilitas yang mumpuni," ujarnya.
Seno menambahkan pergerakan TPN Ganjar-Mahfud dari hari ke hari juga semakin masif. Segala bentuk intimidasi dan tekanan yang terjadi akan dipatahkan dengan keyakinan hati pada kebenaran politik.
"Cara-cara inkonstitusional dan niretika akan dimentahkan melalui politik berkeadaban yang bergerak cepat. Politik pencitraan yang berusaha mengaburkan dan merekayasa realita akan kalah dengan politik kedekatan dengan rakyat melalui jalan Trisakti Bung Karno," kata Seno.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menetapkan tiga pasangan capres-cawapres sebagai peserta Pilpres 2024, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md nomor urut 3.
Masa kampanye pemilu telah berlangsung sejak tanggal 28 November 2023 dan akan berakhir pada 10 Februari 2024. Sementara pemungutan suara dijadwalkan pada tanggal 14 Februari 2024.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
DJKI Hadirkan Layanan KI di MPP Jakarta, Permudah Akses dan Pendampingan Masyarakat
-
Terungkap Alasan Ade Armando Cabut dari PSI: Jangan Serang Partai Gara-gara Saya
-
Tambahan TKD Rp10,6 Triliun Tuntas Disalurkan, Pemulihan Pasca Bencana Melaju Pesat
-
Ledakan Tambang Batu Bara Kolombia Tewaskan 9 Pekerja Akibat Akumulasi Gas Metana Mematikan
-
Cuan di Tengah Banjir Kembangan Jakbar: Modal Gerobak, Agus Raup Rp800 Ribu Cuma dalam 3 Jam!
-
PKB Buka Suara soal Ambang Batas Parlemen: Fleksibel soal Angka, Asal Suara Rakyat Tak Hilang
-
Antisipasi Dampak ke Jokowi Jadi Alasan PSI Terima Pengunduran Diri Ade Armando
-
Kabur ke Bogor, Motif Pelaku Bacok Karyawan Roti di Cengkareng Ternyata Gara-gara Nyaris Senggolan!
-
Uji Publik RUU Hak Cipta: AI dan Royalti Jadi Fokus
-
KPK Dalami Kasus Maidi, Tiga Kepala Dinas Pemkot Madiun Diperiksa