Suara.com - Agresi militer Israel kepada tanah dan warga Palestina di Gaza sampai detik ini masih berlangsung. Kondisi ini kemudian memunculkan gerakan masif memboikot produk-produk yang terafiliasi dengan Israel.
Aksi boikot ini sebagai tindakan nyata menolak agresi Israel kepada tanah dan warga Palestina. Hal ini juga memantik perhatian capres dan cawapres yang akan kontestasi di Pilpres 2024.
Para relawan capres dan cawapres ini mengklaim pasangan yang mereka usung telah melakukan aksi nyata sebagai bentuk solidaritas menentang agresi tersebut.
Baca juga:
- Dorothea Eliana Indah Wanita yang Setia pada Si Gembel Kolektif Absolut Adian Napitupulu
- GKR Bendara Putri Sultan Jogja Jajan di Gerobak Angkringan, Tingkahnya Menjadi Sorotan Publik
- Survei LSI Prabowo-Gibran Tertinggi di Jabar, Anak Jokowi Puji Keras Keras Sosok Ini
- PSI dan Empat Partai Lainnya Dicoret dari Peserta Pemilu di Jateng, kalau Dapat Suara Tak Akan Dihitung
Ketua Dewan Penasehat Relawan Jokowi (Rejo) Pro Prabowo Gibran, Marzuki Alie, mengatakan Prabowo tegas mendukung setiap langkah pemerintah dalam upaya menghentikan serangan Israel ke Palestina.
Langkah diplomasi telah dilakukan, antara lain aksi keluar (walk out) yang dilakukan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam sidang Dewan Keamanan PBB yang dihadiri delegasi Israel, pekan lalu.
Tak hanya itu, pemerintah juga memberikan bantuan dengan menyediakan Rumah Sakit Indonesia di Gaza, termasuk bantuan logistik makanan dan obat-obatan untuk membantu warga Gaza yang menjadi korban serangan Israel.
Terkait aksi boikot produk, Marzuki menilai kubu 02 mendukung upaya tersebut. Meski begitu, ajakan solidaritas ini harus diperkuat dengan gerakan sosial (civil society) sembari menjadikan momentum untuk mendorong penggunaan produk lokal buatan dalam negeri.
"Solidaritas harus diperkuat dengan gerakan sosial (civil society). Salah satunya, mendorong penggunaan produk lokal buatan dalam negeri. Saya rasa Pak Prabowo juga demikian, mendukung juga kemerdekaan Palestina. Apalagi undang-undang kita menegaskan bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan penjajahan harus dihapuskan," kata Marzuki dalam Dialog Gerbang Pronas di Jakarta Selatan, Jumat (2/2/2024).
Baca Juga: Kunjungan Rahayu Saraswati ke Kantor Suara.com, Blak-blakan Kepribadian Prabowo!
Ditambahkan Ketua DPR RI periode 2009-2014 itu Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 83 Tahun 2023 tidak akan berjalan kuat tanpa adanya gerakan sosial (civil society).
Dia pun menyarakan agar MUI perlu bersinergi dalam sosialisasi dengan cara-cara yang sederhana, termasuk media sosial. Di sisi lain, dirinya berpesan tetap hati-hati dalam melakukan aksi boikot. Harus punya kesiapan jika sampai ada upaya balik memboikot.
Marzuki menyebut China ketika operasi sistem teknologinya diembargo, justru akhirnya bisa membangun sistem operasi teknologi sendiri.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi Strategis (Akses) sekaligus relawan pemenangan Ganjar-Mahfud, Suroto, menilai kubu 03 telah lebih dulu melakukan aksi nyata dukung Palestina.
Dia menyebut, Ganjar saat menjadi Gubernur Jawa Tengah telah menolak Israel di Piala Dunia U-20 yang kala itu akan digelar di Indonesia. Meskipun imbasnya Indonesia harus batal menjadi tuan rumah Piala Dunia.
"Ganjar jadi gubernur sudah menolak Israel di Piala Dunia U-20. Ini sudah komitmen karena menyangkut idealisme dan konstitusi. Tidak ada pembenaran terhadap agresi Israel terhadap Palestina," tegasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Kunjungan Rahayu Saraswati ke Kantor Suara.com, Blak-blakan Kepribadian Prabowo!
-
Jumat Malam Umumkan Cabut dari Pertamina, Besok Ahok Gas Kampanye Ganjar-Mahfud di GBK
-
Tanggapi Petisi Bulaksumur, Dewan Pengarah TKN: Kalau Satu-Dua Orang Biasa-biasa Saja
-
Mundur dari Pertamina, Ahok Pernah Diramal Gus Dur Jadi Presiden Indonesia
-
Rahayu Saraswati Ungkap Kondisi Kesehatan Prabowo yang Sebenarnya
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?