Suara.com - Andre Rosiade selaku Ketua TKD Prabowo-Gibran Sumatera Barat (Sumbar) memohon maaf karena pasangan capres dan cawapres nomor urut 02 kalah dalam hitungan cepat sementara Pilpres 2024 di provinsi tersebut.
Kekalahan Prabowo-Gibran di Ranah Minang membuat warganet mengungkit kembali cuitan lawas Andre Rosiade pada 12 Februari 2023 lalu. Dalam pernyataannya itu, ia menyebut jika Prabowo masih nomor satu di Sumbar.
"Berdasarkan survey dari byk lembaga, pak Prabowo masih nomor satu di SumBar. Karena kader Gerindra hadir dan menjadi solusi utk masyarakat. Serta bekerja konkret utk SumBar." tulis politikus Partai Gerindra itu lewat akun X @andre_rosiade, dikutip Jumat (16/2/2024).
Andre lalu menyampaikan jika Prabowo merupakan sosok patriot serta negarawan yang dibutuhkan bangsa Indonesia.
"Dan sosok patriot serta negarawan seperti pak Prabowo yg dibutuhkan bangsa." sambung mertua Pratama Arhan ini.
Dalam cuitannya, Andre juga menampilkan video dirinya tengah berdebat dengan sejumlah politikus lain terkait Prabowo dan Gerindra di Sumbar.
Ungkapannya tentu saja bertolak belakang dengan keadaan saat ini. Di mana pasangan Prabowo-Gibran tak bisa mengalahkan suara Anies-Muhaimin.
Berdasarkan hitungan tabulasi sampai pada angka 93 persen suara masuk yang dihitung, pasangan 01 Anies-Muhaimin mendapat 56,83 persen. Sedangkan pasangan 02 Prabowo-Gibran pada angka 39,2 persen, kemudian capres nomor urut 03 Ganjar-Mahfud memperoleh 3,96 persen.
Belakangan, Andre Rosiade minta maaf lantaran capres dan cawapres yang didukungnya kalah dalam hitungan sementara Pilpres 2024 di provinsi tersebut.
"Total suara sah yang kami hitung ada 3.956.000 suara atau sudah 93 persen suara," kata ayah Azizah Salsha tersebut dikutip dari akun X @andre_rosiade, Kamis (15/2/2024).
Lebih lanjut, Andre mengucapkan terima kasihnya kepada masyarakat atas antusiasnya yang ikut serta membuat Prabowo-Gibran menang secara nasional selain membuat Pilpres satu putaran berdasarkan hasil quick count.
Andre pun mengakui perolehan suara pasangan Anies-Muhaimin di Ranah Minang pada Pilpres 2024 unggul, mengalahkan perolehan suara Prabowo-Gibran dan Ganjar-Mahfud.
Berita Terkait
-
Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial
-
Garudayaksa FC Jadi Sorotan Usai Naik Kasta, DPR: Juara Karena Kualitas, Bukan Perintah Presiden!
-
Garuda Yaksa FC Lolos ke Liga 1, DPR Sebut Prestasi Diraih Murni dari Lapangan
-
Pesona Air Terjun Lembah Anai, Sambut Wisatawan di Jalur Padang Bukittinggi
-
Ada Apa dengan Danantara? Lembaga Raksasa Prabowo Sembunyikan Laporan Penting
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah
-
DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square
-
Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek
-
Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta
-
Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen