Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo panen hujatan netizen di platform media sosial X. Hujatan ini berawal saat Menteri Dito bersama pengurus PBSI menyambut kedatangan finalis All England, Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting.
Seperti diketahui, pada laga final All England yang berlangsung pada Minggu (17/3/2024), pebulutangkis tunggal Indonesia ini berhadapan dengan rekannya Jonatan Christie yang akrab disapa Jojo.
Jojo dalam laga final mengalahkan Ginting dengan melalui kemenangan dua set langsung, 21-15, 21-14. Kemenangan Jonatan sekaligus mengakhiri puasa gelar tunggal putra Indonesia di ajang All England selama 30 tahun.
Pada momen kedatangan Jojo dan Ginting di tanah air, Menteri Dito dan para pengurus PBSI serta Kemenpora menyambut. Sempat digelar foto sesi bersama. Nah, di foto sesi bersama itu yang kemudian membuat netizen geram.
Hal ini terlihat komposisi berdiri Menteri Dito, pengurus PBSI serta Kemenproa dan finalis All England. Lazimnya juara yang harus berada di tengah saat difoto. Namun, justru Jojo berada di paling pinggir dan di sebelahnya ada Ginting.
Para awak media pun meminta agar komposisi foto itu diubah dengan meminta Jojo dan Ginting untuk berada di tengah.
"Pak tuker pak atlet nya di tengah pak," teriak sejumlah awak media.
Mendapat permintaan dari awak media itu, sejumlah pengurus PBSI pun tampak bertukar posisi tapi tidak dengan Menteri Dito yang tetap berada di tengah.
Hal ini yang membuat Menteri Dito panen hujatan dari netizen. "Itu yg lain udah tuker, Menpora nya tetep ditengah kagak mau tuker?!" tulis unggahan akun @bola***
Baca Juga: Viral Petugas Damkar Evakuasi Kepala Bocah 5 Tahun Tersangkut Kaleng Susu, Warganet: Ada-ada Bae
"narsis banget njir mentrinya. gak sama atlet, sama idol kpop. hadehh pengen di sorot banget mukanya," sindir akun lainnya.
"brandingnya kayak anak muda tapi kelakuannya hampir mirip kayak boomer," timpal akun lain.
"Indonesia Banget.. Jadi keingat peristiwa ketua umum PSSI ikut angkat piala.. "apa ada yg salah..? ( tidak ) "tapi coba googling.. hal seperti itu cuma ada di Indonesia," ungkap netizen.
Sementara itu, Menteri Dito seperti dikutip dari laman resmi Kemenpora memberikan apresiasi atas capain di All England 2024.
"Saya dan Kemenpora sangat mengapresiasi kerja tim Pokja PBSI untuk Olimpiade 2024 Paris yang dari November sampai hari ini tidak berhenti melakukan transformasi dan juga evaluasi perbaikan menyiapkan atlet-atlet terbaik bulu tangkis Indonesia untuk Olimpiade 2024 Paris," kata Menpora Dito.
Menpora Dito juga mengajak kepada para pecinta bulu tangkis Indonesia untuk melihat progres para atlet untuk bisa membanggakan nama Indonesia. Sekali lagi saya ingin mengajak masyarakat untuk memberi dukungan sampai Juli di Olimpiade 2024 Paris nanti.
Berita Terkait
-
Viral Petugas Damkar Evakuasi Kepala Bocah 5 Tahun Tersangkut Kaleng Susu, Warganet: Ada-ada Bae
-
Hadiah Jonatan Christie usai Juara All England 2024, Langsung Bisa Buat Beli Honda Stylo Satu Truk
-
Viral! Sedang Khusyuk Lelaki Ini Diminta Bocil Berhenti Salat, Penyebabnya Tak Terduga
-
Baru saja Melahirkan, Ibu-ibu Ini Terjun ke Sawah saat Diantar Pakai Ambulans
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
KPAI: Anak Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta Berpotensi Alami Trauma Serius!
-
AS Perketat Aturan Kartu Hijau, Pemohon yang Mendukung Palestina akan Ditolak
-
Rektor Paramadina: Penutupan Prodi Visi Jangka Pendek, Kampus Bukan Sekadar Cetak Pekerja!
-
Polisi Sikat Markas Narkoba Viral di Kebon Melati, 9 Orang Ditangkap dari Pinggir Rel!
-
Menaker Yassierli: Lulusan Perguruan Tinggi harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI
-
Penghargaan Pemda Strategi Tingkatkan Kinerja dan Kepercayaan Publik
-
Wamensos Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Jalan Emas Putus Rantai Kemiskinan
-
KPAI Ungkap Dugaan Pelanggaran Berlapis di Kasus Daycare Litte Aresha Yogyakarta!
-
Hari Kekayaan Intelektual 2026, Kementerian Hukum Dorong Industri Olahraga dan Inovasi Nasional
-
Duel Lawan Begal! Karyawan Sablon di Jakbar Bersimbah Darah Demi Pertahankan Motor dan HP