Dalam SKep yang sama, Panglima juga merotasi beberapa Komandan Resor Militer (Danrem), yaitu Danrem 052/Wijayakrama (Jakarta Barat) Kodam Jaya yang semula diisi oleh Brigjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, saat ini diemban oleh Brigjen TNI Krido Pramono. Brigjen Putranto ditunjuk oleh Panglima sebagai Danpussenarmed.
Kolonel Mohammad Andhy Kusuma, yang sebelumnya menjabat sebagai Danrem 071/Wijayakusuma Kodam IV/Diponegoro, juga menerima promosi jabatan sebagai Kepala Pusat Pengadaan (Kapusada) TNI.
Kolonel Mohammad Andhy Kusuma merupakan satu dari delapan kolonel yang “pecah bintang” alias mendapatkan promosi jabatan untuk perwira tinggi dalam SKep mutasi, rotasi, dan promosi terbaru Panglima TNI.
Dalam SKep itu, kolonel lainnya yang mendapatkan promosi, yaitu Kolonel Abdul Rahman Said sebagai Direktur Pendidikan Seskoad, Kolonel Albert Simanjuntak sebagai Perwira Staf Ahli Tingkat II Kasad Bidang Lingkungan Hidup, Kolonel Tato Hadian sebagai Wakil Asisten Perencanaan dan Anggaran (Waasrena) Kasad Bidang Perencanaan.
Kemudian, Kolonel Moch. Erwansjah mendapatkan promosi jabatan sebagai Direktur Pengkajian dan Pengembangan (Dirjianbang) Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI AD (Kodiklatad), Kolonel Iwan Setiawan sebagai Wakil Asisten Personel (Waaspers) Kasad Bidang Pembinaan Personel, Kolonel Zunan Muchdlori sebagai Perwira Staf Ahli Tingkat II Komunikasi Sosial Panglima TNI, dan Kolonel Laut (S) Akhmad Tarmizi sebagai Perwira Staf Ahli Tingkat II Siber Panglima TNI.
Berita Terkait
-
Panglima TNI Mutasi 52 Pati, 8 Perwira 'Pecah Bintang'
-
Sadis! Viral Orang Papua Disiksa Diduga Sejumlah Tentara di Tong Air, Panglima TNI dan Komnas HAM Didesak Turun Tangan
-
Ikut Pantau Stabilitas Harga Cabai dkk Jelang Lebaran, Panglima TNI: Rawan Dipolitisir untuk Diskreditkan Pemerintah
-
Ngadu ke DPR, Panglima TNI Sebut Kelompok Separatis Papua Mau Gagalkan Pilkada jika Calegnya Kalah
-
Aceh Dapat Perhatian Khusus di Pilkada 2024, Panglima TNI Sinyalir Partai Lokal Wadahi Aspirasi Eks Kombatan GAM
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
Terkini
-
Langit Mencekam! Rudal Kiamat Iran Gempur Israel, Kilang Minyak Meledak
-
Penetapan Tersangka Baru Kasus Haji Patahkan Klaim Yaqut Tak Terima Uang
-
MBG Dibagikan Lagi, BGN Ancam Suspend SPPG yang Mark Up Bahan Baku: Gila-gilaan, Langsung Disanksi
-
Pesan Haru Keluarga Andrie Yunus di DPR: Orang Lampung Itu Pelampung Penyelamat Demokrasi
-
Setahun Prabowo: Deforestasi Melonjak, Potensi 'Juara Dunia' Hutan Gundul
-
TAUD: Belasan Orang Terlibat Operasi Intelijen Serang Aktivis KontraS
-
Curhat Terakhir Praka Farizal Sebelum Gugur: Ungkap Situasi Lebanon Mencekam, Sering Masuk Bunker
-
KontraS Kritik Pelimpahan Kasus Andrie Yunus ke Puspom TNI: Berpotensi Ada Manipulasi Hukum
-
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Minta Pasukan Segera Ditarik Pulang
-
KPK Ungkap Aliran Dana USD 406 Ribu Kepada Gus Alex di Kasus Korupsi Kuota Haji