Suara.com - Nama Sandra Dewi masih jadi pembicaraan hangat di media sosial. Semua gara-gara sang suami, Harvey Moeis, terjerat kasus korupsi tata niaga komoditas timah wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk.
Harvey Moeis ditahan pada Rabu (27/3/2024). Kasus yang menjerat suami Sandra Dewi itu terjadi dari tahun 2015 hingga 2022 dengan total kerugian negara mencapai Rp 271 triliun.
Publik kini menyoroti hampir semua barang-barang yang dimiliki Sandra dan suaminya, Harvey Moeis. Mulai dari rumah, kendaraan mewah, hingga pakaian yang dikenakan Harvey Moeis pun disorot.
Bahkan, netizen menyebut jaket yang dipakai suami Sandra Dewi dari desainer terkenal dunia terkenal, ada di Pasar Senen. Jaket harga selangit itu merupakan rancangan desainer ternama dunia asal Amerika Serikat.
Mengutip Hops.id, wanita bernama Steffi menggunggah temuannya itu lewat akun TikTok @steffisanta pada 1 Desember 2023 lalu. Jaket itu ditemukan bersama temannya, George.
Mereka menemukan sweater merek Thom Browne yang dirancang oleh fashion designer asal Amerika Serikat. "Nah ini pas pindah ke sebelah, tiba-tiba temen gue George nemuin sweater buatan desainer, Thom Browne," katanya, dikutip Senin (1/4/2024).
BACA JUGA: Harvey Moeis Korupsi Timah Rp 271 Triliun, Omongan Mahfud MD Viral Lagi
"Kalau lo tau ini tuh fashion designer dari US," katanya.
Melihat temannya yang tampak terkejut sekaligus terkesima dengan temuannya itu, Steffi pun meminta untuk melihat tag yang ada di belakang leher sweaternya.
"Coba lihat dulu, ininya emang nggak ada tag-nya?" tanya Steffi.
Meskipun, Steffi sempat heran karena tidak ada tagnya, tapi ternyata ciri khas dari Thom Browne itu adalah tagnya yang justru berada di leher belakang bagian luar.
"Ini, ini, ini, dia kan selalu gini," ujar George yang tampaknya lebih paham.
Hanya saja, ia tak mau gegabah hingga mencoba untuk menenangkan diri. "Jangan panic buying," ujarnya.
BACA JUGA: Korupsi Rp271 T Bareng Harvey Moeis, Helena Lim Akui Bisa Kaya Gegara 'Curangi' Bank
Berita Terkait
-
Lanjutan Kasus Harvey Moeis: 10 Bos Timah jadi Tersangka Rugikan Negara Rp4,1 T, Apa Peran Mereka?
-
Gaya Mewah Hilang? Sandra Dewi Tampil Sederhana Usai Harvey Moeis Dihukum 20 Tahun
-
Sandra Dewi Diduga Liburan ke Luar Negeri Bareng Keluarga, Suaminya Ikut?
-
Dulu Digugat, Kini Aset Harvey Moeis dan Koleksi Sandra Dewi Siap Dilelang Kejagung!
-
Harta Karun Harvey Moeis-Sandra Dewi Siap Dilelang! Cek Daftar Rumah Mewah hingga Perhiasannya
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Wapres Gibran Kecam Keras Pelecehan Seksual Puluhan Santriwati di Pati
-
PSHK Setuju Dana Banpol Naik, Tapi Pasang Syarat: Transparansi Total dan Reformasi Internal Partai
-
Kesaksian Warga soal Pengeroyokan Penjaga Warung di Kemayoran: Saya Anggota, Jangan Ikut Campur!
-
Pakar UMY Desak Batas Peradilan Militer Dipertegas: Jangan Jadi Pengecualian Hukum
-
BPS: Angka Pengangguran di Jakarta Capai 334 Ribu
-
Dipolisikan 40 Ormas Islam, Ade Armando Tantang Balik: Tunjukkan Bukti di Video Mana
-
Polda Kalsel Minta Maaf, AKBP Viral Merokok Sambil Nyetir Langsung Diperiksa Propam!
-
Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian Raih Penghargaan Top CX Brand Award 2026
-
DJKI Hadirkan Layanan KI di MPP Jakarta, Permudah Akses dan Pendampingan Masyarakat
-
Terungkap Alasan Ade Armando Cabut dari PSI: Jangan Serang Partai Gara-gara Saya