Suara.com - Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un bikin heboh publik di tengah kekhawatiran terjadinya Perang Dunia Ketiga, pasalnya ia merilis lagu yang berjudul 'A Friendly Father' atau Ayah yang Ramah.
Lagu narsis dengan lirik memuji dirinya sendiri menjadi perhatian publik di platform media sosial. Sejumlah netizen asal Indonesia berikan sindiran kepada Kim Jong-un yang merilis debut lagu.
"Debut jadi 'idol', Kim Jong Un rilis lagu yang isinya puji-pujian untuk dirinya sendiri," tulis cuitan netizen seperti dikutip, Sabtu (20/4).
Baca juga:
Netizen lain ada juga yang unggah video Tiktok klip lagu dari Kim Jon-un tersebut. Pada video klip tersebut, sejumlah warga Korut, tua muda, pria dan wanita terlihat sangat gembira dan memuji presiden mereka tersebut.
"Mirip soundtrack ultraman tahun 80an akhir," komentar salah satu netizen.
"pasti para penyanyinya penuh dgn perasaan waktu nyanyiin lagu itu, perasaan apa, yaa cuma mereka yg tau," sambung akun lain.
"Bagian interludenya kayak lagu dunia fantasi," timpal yang lainnya.
Baca juga:
Baca Juga: Review Rumah Presiden PKS: Spek Menengah ke Bawah, Kalah Jauh dengan Andika Perkasa
Melansir dari Reuters, lagu baru Kim Jon-un itu disebut sebagai bagian dari propaganda bagi rakyat Korut. Video klip lagu tersebut telah ditayangkan secara serempak di Korean Central Television milik pemerintah pada tengah pekan lalu.
"Mari kita tunjukkan soal Kim Jon-un, seorang ayah yang ramah," tulis penggalan lirik lagu tersebut.
Sebelum menjadi pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un pernah menjabat sebagai Sekretaris Pertama Partai Buruh Korea, Ketua Pertama Komisi Militer Pusat Partai Buruh Korea, Panglima Tertinggi Tentara Rakyat Korea, dan Politbiro Partai Buruh Korea.
Ia secara resmi dinyatakan sebagai pemimpin tertinggi Korea Utara setelah pemakaman kenegaraan ayahnya pada tanggal 28 Desember 2011.
Pada tanggal 30 Desember 2011, Politbiro Partai Buruh Korea secara resmi menunjuk Kim Jong-un sebagai Panglima Tertinggi Tentara Rakyat Korea.
Berita Terkait
-
Review Rumah Presiden PKS: Spek Menengah ke Bawah, Kalah Jauh dengan Andika Perkasa
-
Diduga Terima Pelecehan Seksual oleh Teman Suaminya, Wanita di Palembang jadi Tersangka karena Membela Diri
-
Rumah Mewah Andika Perkasa Jadi Sorotan, Dulu Ayahnya Bahkan Tak Punya Mobil Pribadi
-
Viral Bayi Usia 2 Hari Meninggal Dunia Usai Dipijat Nenek Buyutnya
-
Kim Jong Un Debut Lagu Perdana Berjudul Bapak Yang Bersahabat, Isinya Puji Diri Sendiri
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Dukung MBG, Relawan di DIY Ajak Masyarakat Kawal Program: Harus Transparan dan Antikorupsi
-
ART Disiksa di Johor, Majikan Nakal Malaysia Terlalu Dimanjakan
-
Sandiwara Berdarah di Menteng, Komisaris Wanita Rekayasa Perampokan Demi Habisi Dirut
-
Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam
-
Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim
-
Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi
-
Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup
-
Alasan KPK Minta Tambahan Anggaran ke DPR Rp898 Miliar
-
Mahasiswa Trisakti Sampaikan Tiga Tuntutan di DPR, Soroti Ekonomi hingga Supremasi Sipil
-
Mahasiswa Trisakti Melawan! Tuntut MBG Dihentikan Sementara dan Evaluasi Total