Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan seorang anak yang diduga sedang mengisap sabu viral di media sosial. Video itu diunggah akun X @sutanmangara.
Dalam video berdurasi 27 detik itu, tampak seorang bocah laki-laki sedang duduk di semak-semak sambil memegang benda yang bentuknya seperti bong atau alat isap sabu.
Di sekitar bocah itu terdengar musik disko yang sangat kencang. Sambil ditutupi kardus air mineral, bocah itu membakar bong menggunakan korek api lalu mengisapnya.
Tak lama keluar kepulan asap dari mulut si bocah. Dilihat dari video itu, bocah tersebut terlihat sangat jago saat mengisap bong.
"NYABU REK ! Video seorang bocah yang sedang menghisap sabu. Video ini beredar di salah satu akun Facebook bernama Fitri Carlina, dan sudah ditonton 1,5 Juta tayangan. INI INDONESIA REK, BENTAR LAGI SEPERTI KOLOMBIA.," tulis akun @sutanmangara.
Sejumlah netizen yang melihat video ini mempertanyakan apakah benar video itu terjadi di Indonesia. Netizen lain meyakini itu terjadi di Indonesia melihat dari kardus air mineral yang digunakan si bocah untuk menutupi aktivitasnya mengisap sabu.
Kotak kardus air mineral itu bertuliskan merek Indodes yang menurut seorang netizen air mineral merek itu hanya beredar di daerah Sumatera Utara.
"baubau medan," ujar seorang netizen. "Kayanya sumatra punya tuh," ucap netizen lain.
"Jika di track dari kardus kemasan air mineral, sementara ini peredaran produknya masih di Sumatera Utara/Medan saja, tapi who knows aslinya itu dimana," kata netizen berbeda.
Baca Juga: Bukan Pedang Pora, Jajaran Hansip Ini Bagikan Momen Pernikahan Temannya dengan Upacara Pentung Pora
Sementara netizen lain mengungkap kalimat satir Indonesia emas untuk menggambarkan keprihatinan realitas yang terjadi di video itu.
"Indonesia emas," tutur netizen. "Menuju Indonesia emas," ucap netizen lain.
"Menuju indonesia cemas bukan indonesia emas wkwk. Lagian gimana caranya bisa bikin jadi indonesia emas kalau nanganin rakyatnya aja sulit," kata netizen berbeda.
Berita Terkait
-
Bukan Pedang Pora, Jajaran Hansip Ini Bagikan Momen Pernikahan Temannya dengan Upacara Pentung Pora
-
Lagi Viral di TikTok, Begini Cara Buat Filter Bunga Nama Jadi Wallpaper HP
-
Viral Pria ASN Beristri Ajak YouTuber Cantik Korea ke Hotel, Netizen Ngadu ke Kemenhub
-
Om-om Genit yang Ajak Youtuber Korsel ke Hotel Ternyata Pejabat Kemenhub, Nasib Asri Damuna usai Tampangnya Viral!
-
Viral Soal Transfer Rp 500 Juta ke Teuku Ryan, Ternyata Segini Pendapatan Ria Ricis dari YouTube
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden
-
Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia