Suara.com - Masih ingat dengan pedangdut Alam Mbah Dukun yang sempat nge-hits di awal 2000-an? Pedangdut bernama lahir Alam Alatas itu kini ternyata banting stir terjun ke dunia politik.
Alam Mbah Dukun kini membidik jabatan sebagai wakil wali kota Banjar pada Pilkada serentak 2024. Tak tanggung-tanggung, Alam berpasangan dengan salah satu tokoh yang cukup dikenal masyakrakat kota Banjar, Akhmad Dimyati.
Akhmad Dimyati merupakan mantan wakil wali kota Banjar selama dua periode. Di Pilkada Banjar 2024, keduanya berpasangan menjadi calon wali kota dan wakil wali kota Banjar dari jalur indie alias independen.
Baca juga: Dua Figur Konsultasi Cagub Independen ke KPU DKI: Dharma Pongrekun dan Noer Fajrieansyah
Pada Minggu 12 Mei 2024, kedua pasangan itu telah resmi mendaftar ke Kantor KPU kota Banjar. Menurut ketua KPU Kota Banjar, Muhammad Mukhlis, mendekati batas akhir pengajuan persyaratan dukungan bakal calon perseorangan, baru ada satu pasangan yang mengajukan pembuatan akun Silon.
Pasangan jalur perseorangan tersebut datang ke Kantor KPU pada Sabtu malam sekitar pukul 00.30 WIB.
“Tadi malam sudah ada yang konsultasi pembuatan akun Silon untuk maju melalui jalur perseorangan,” kata Mukhlis seperti dikutip dari Harapanrakyat.com--jaringan Suara.com, Senin (13/5).
Pihak KPU bilang Mukhlis masih menunggu kelengkapan persyaratan dukungan bakal calon jalur perseorangan. Adapun batas waktunya sampai tanggal 12 Mei pukul 23.59 Wib.
Baca juga: KPU: Dua Bacalon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Gorontalo Daftarkan Dukungan
Baca Juga: Giliran Partai Buruh Ajukan Gugatan Ke MK, Soal Apa?
Adapun persyaratan dukungan bakal calon jalur perseorangan minimal mengantongi dukungan 15.393 suara dari daftar pemilih tetap (DPT) pemilu terakhir. Sebagai buktinya, mereka melampirkan bentuk KTP dan dukungan tersebut tersebut di 3 wilayah Kecamatan.
Bukti dukungan tersebut harus terpenuhi sampai batas waktu yang telah ditetapkan. Setelah itu, baru tahap verifikasi kelengkapan berkas persyaratan.
“Persyaratan bentuk dukungan itu minimal 15.393 suara. Persyaratan dukungan harus sudah terpenuhi pada waktu yang telah kita tetapkan. Setelah itu kami proses verifikasi,” jelasnya.
Alam Alatas merupakan pedangdut kelahiran Tasikmalaya pada 11 Mei 1981. Kemunculan Alam di belantika musik dangdut bisa dibilang unik karena singlenya cukup memorable, "Mbah Dukun"
Lagu ini dikemas dalam irama Hard Rock, Heavy Metal dan Dangdut. Alam merupakan adik kandung Vety Vera yang juga penyanyi dangdut ternama.
Sedangkan Akhmad Dimyati menjabat Wali Kota Banjar periode pertama pada 5 Januari 2004 hingga 31 Juli 2008. Di periode pertama, ia berpasangan dengan Herman Sutrisno.
Berita Terkait
-
Giliran Partai Buruh Ajukan Gugatan Ke MK, Soal Apa?
-
Putri Aria Bima PDIP, Sukma Putri Maharani Coba Peruntungan di Pilkada Surakarta 2024
-
Prabowo Masih Bingung soal Pilkada DKI, Pilih Usung Ridwan Kamil atau Keponakan Sendiri
-
Prabowo Tunjuk Rahmat Mirzani Djausal Maju Jadi Calon Gubernur Lampung 2024
-
5 Nama yang Masuk Bursa Calon Gubernur Jakarta: Anies Maju Lagi sampai Anak Jokowi Tak Mau Kalah!
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
Terkini
-
Kasus Kematian Diplomat Dihentikan, Keluarga Arya Daru Tempuh Langkah Hukum dan Siap Buka 'Aib'
-
Breaking News! KPK Resmi Tetapkan Eks Menag Yaqut Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Profil Damai Hari Lubis: Dulu Garang Tuding Ijazah Palsu, Kini 'Luluh' di Depan Jokowi?
-
5 Sindiran Politik Tajam Pandji Pragiwaksono dalam 'Mens Rea' yang Viral
-
Legislator DPR Bela Pandji: Kritik Komedi Itu Wajar, Tak Perlu Sedikit-sedikit Lapor Polisi
-
Bukan untuk Kantong Pribadi, Buruh Senior Depok Kawal Upah Layak bagi Generasi Mendatang
-
Giliran PBNU Tegaskan Pelapor Pandji Pragiwaksono Bukan Organ Resmi: Siapa Mereka?
-
Polemik Batasan Bias Antara Penyampaian Kritik dan Penghinaan Presiden dalam KUHP Baru
-
Dua Tersangka Hoax Ijazah Palsu Temui Jokowi di Solo, Sinyal Kasus Akan Berakhir Damai?
-
Menag Ingatkan Perbedaan Pandangan Agama Jangan Jadi Alat Adu Domba Umat