Suara.com - Nama Sandra Dewi menjadi perbincangan usai diperiksa Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali terkait kasus megakorupsi PT Timah senilai Rp271 triliun yang menyeret suaminya, Harvey Moeis.
Dalam pemeriksaan itu, Kejagung mengaku telah mengantongi beberapa bukti pendukung seperti data terkait sumber harta Sandra Dewi yang masih aktif bekerja sebagai pelaku seni.
Bukti ini nantinya akan ditelusuri untuk pendalaman kasus apakah aset yang dimiliki sang artis terkait dengan tindak pidana korupsi tersebut.
Berikut ini profil Sandra Dewi mulai dari karier hingga kisah asmaranya.
Karier Sandra Dewi
Sandra Dewi lahir di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung pada 8 Agustus 1983. Dia adalah seorang penganut Katolik Roma dan merupakan keturunan Tionghoa, Palembang serta Belanda.
Sandra Dewi adalah anak tertua dari pasangan Andreas Gunawan Basri dan Chatarina Erliani. Wanita 40 tahun tersebut memiliki dua orang adik.
Ia juga dikenal sebagai brand ambassador beberapa produk baik di Indonesia maupun Asia Tenggara. Sejak tahun 2014, ia menjabat sebagai Director of Corporate Communication dari perusahaan property PT Paramount Land dan sukses meraup keuntungan sejak tahun pertama keterlibatannya.
Sandra menetap di Pangkalpinang hingga pindah ke Jakarta pada tahun 2001 untuk melanjutkan kuliah di London School of Public Relations.
Sejak kecil, bakat Sandra Dewi tampil di depan umum sudah terlihat dan kerap menjuarai berbagai festival fashion show dan menyanyi di sekolah serta kotanya.
Sandra Dewi termasuk murid yang menonjol prestasinya di sekolah maupun kuliah. Ia mengawali kariernya di Jakarta melalui pemilihan Miss Enchanteur 2002 dan duta pariwisata Jakarta Barat.
Sandra Dewi mulai terjun ke dunia hiburan saat mengikuti Fun Fearless Female Majalah Cosmopolitan 2006. Dalam ajang ini, ia meraih juara.
Kemenangan itu menjadi batu loncatan bagi Sandra, setelah salah satu juri ajang tersebut, Nia Dinata memberikan tawaran untuk casting. Ia lolos casting untuk peran Lila di film Quickie Express (2007).
Film tersebut sukses dan membuat nama Sandra Dewi mulai di perbincangkan publik. Nama Sandra Dewi kemudian semakin terkenal berkat perannya di sinetron kejar tayang Cinta Indah.
Dari akting dan dunia tarik suara, Sandra mulai merambah dunia presenter bersama Desta. Sandra bahkan menjadi presenter terlama di acara musik Derings di Trans TV.
Sandra sempat menjadi salah satu artis papan atas dengan bayaran paling mahal di Indonesia dan kerap dijuluki ratu iklan sejak tahun 2008. Sandra adalah penggemar segala sesuatu yang berhubungan dengan Disney dan kerap berlibur ke Disneyland di setiap waktu senggangnya.
Berita Terkait
-
Kajari Magetan Dicopot, Diperiksa Intensif Kejagung Gegara Dugaan Pelanggaran Integritas!
-
7 Hal Penting Terkait Dicopotnya Dezi Setiapermana dari Jabatan Kajari Magetan
-
Gaya Mewah Hilang? Sandra Dewi Tampil Sederhana Usai Harvey Moeis Dihukum 20 Tahun
-
Misteri Penjemputan Kajari Sampang ke Jakarta: Kejagung Bantah OTT, Singgung Penyalahgunaan Wewenang
-
Kasus HGU di Lahan TNI AU Masuk Dua Jalur Hukum, Kejagung dan KPK Telusuri Dugaan Korupsi Lama
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Partai Gema Bangsa Resmi Usung Prabowo di 2029: Ingin Akhiri Cengkeraman Oligarki!
-
Jakarta Siaga, BMKG Bunyikan Alarm Hujan Lebat Hari Ini
-
Akankah Rocky Gerung Hadir? Polda Metro Tunggu Kedatangannya Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Jaga Marwah Non-Blok, Connie Ingatkan Presiden Tak Sembarang Bayar Iuran Dewan Perdamaian
-
Pura-pura Jadi Kurir Ekspedisi, Dua Pengedar Narkoba di Tangerang Tak Berkutik Diciduk Polisi
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Minta Bos Maktour Tetap di Indonesia
-
Diperiksa KPK, Bos Maktour Tegaskan Pembagian Kuota Haji Wewenang Kemenag
-
KPK Endus Peran Kesthuri Jadi Pengepul Uang Travel Haji untuk Pejabat Kemenag
-
Hikmahanto Soroti Risiko Gabung Dewan Perdamaian: Iuran Rp16,9 T hingga Dominasi Trump
-
Pemulihan Listrik Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatera Capai 99 Persen