Suara.com - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia berencana untuk memberikan Izin Usaha Pertambangan (IUP) kepada ormas keagamaan (ormas).
Gerakan Pemuda (GP) Ansor menyambut baik atas rencana Bahlil tersebut.
Baca Juga:
Bahlil Buka Suara Soal Tudingan Minta Upeti Izin Tambang Hingga Rp25 Miliar
Akan tetapi, Ketua GP Ansor Addin Jauharudin mengungkapkan, belum ada pembicaraan dengan Bahlil mengenai rencana tersebut.
"Belum (ada pembicaraan)," kata Addin di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (16/5/2024).
Meski belum ada pembicaraan, Addin menyambut baik atas rencana Bahlil tersebut.
Sebabnya, pemberian IUP itu bisa berdampak baik bagi kontribusi bahkan peran ormas keagamaan.
Bahkan ia membuka tangan apabila ada rencana Bahlil untuk mengajak GP Ansor untuk membicarakan soal IUP.
Baca Juga: Beda Pendapat Luhut vs Bahlil Lahadalia Soal Izin Usaha Pertambangan, Bikin Debat Saat Ratas
"Tapi bahwa ide itu bagus lah. Kalau diajak ngobrol boleh," ujarnya.
Sebelumnya, Bahlil sempat menyampaikan rencananya untuk memberikan IUP kepada ormas keagamaan pada bulan lalu.
Baca Juga:
Bahlil Lapor Polisi soal Pihak yang Catut Namanya Terkait Penarikan Upeti Pemulihan IUP
Rencana Bahlil itu sejalan dengan adanya revisi Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara.
"Dikelola secara profesional, dicarikan partner yang baik," ujar Bahlil. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Daftar Ormas yang Akan Dibolehkan Kelola Tambang, Ada NU
-
Tak Berlanjut, Menteri-menteri Jokowi Bakal Pensiun
-
Singapura Paling Jor-joran Berinvestasi ke RI di Kuartal I-2024
-
Soal Pertemuan, Bahlil Pastikan Jokowi Tak Masalah Bertemu Megawati
-
Bahlil Pastikan Jokowi Tak Masalah Bertemu Megawati: Pemikiran Keduanya Tak Bisa Disamakan Dengan Pikiran Hasto
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Sarmuji Luruskan Fatsun Politik Fraksi Golkar: Bukan Larang Kritik Prabowo-Gibran, Tapi Ada Etikanya
-
Respons Keluhan Warga, Kemensos Libatkan YLKI Awasi Penonaktifan BPJS PBI
-
Niat Gasak HP ASN di Tengah Gemerlap Imlek di Bundaran HI, Pria Paruh Baya Diciduk
-
Geledah Rumah di Ciputat, KPK Sita Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar Terkait Kasus Bea Cukai
-
Ancaman Bagi Koruptor! Gibran Ingin Aset Hasil Judol Hingga Korupsi Disita, Apa Kata Pukat UGM?
-
Penumpang LRT Jabodebek Usul Penambahan Gerbong Khusus Wanita Guna Cegah Pelecehan
-
Hasto PDIP Tegaskan Bencana Adalah Teguran atas Kebijakan Masa Lalu, Harus Evaluasi Total!
-
Teror Cairan Kimia di Cempaka Putih: Saat Pelajar Jadi Korban Serangan Acak Teman Sebayanya
-
Isak Tangis di Pusara Kopilot Smart Air: Keluarga Pertanyakan Keamanan Bandara Usai Penembakan KKB
-
KPK Minta Saksi Lapor ke Dewas Terkait Dugaan Penyidik Minta Uang Rp10 Miliar