Suara.com - Kegiatan forum air untuk rakyat yang diadakan di Denpasar oleh kalangan aktivis mendapat intimidasi. Intimidasi tersebut dilakukan oleh ormas saat kegiatan berlangsung pada Senin (20/5/2024) kemarin.
Sekjen Prodem 98, Roberto Hutabarat menyebut intimidasi yang dilakukan ormas tersebut karena kegiatan itu dianggap tidak menghargai imbauan dari Pj. Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya untuk menjaga ketertiban selama digelarnya KTT World Water Forum (WWF) di Bali.
“Alasannya forum itu dinilai tak menghargai imbauan Pj Gubernur Bali untuk menjaga ketertiban selama berlangsungnya World Water Forum,” ujar Robert dalam keterangannya kepada media.
Sebelumnya, Robert menjelaskan bahwa diadakannya kegiatan Forum Air untuk Rakyat ini bertujuan untuk berdiskusi tentang permasalahan air rakyat dan dapat mengkritisi kebijakan yang dihasilkan pada KTT WWF.
Meski begitu, Robert memastikan jika pihaknya tidak akan melakukan aksi demonstrasi terkait hal itu. Dia hanya berfokus pada diskusi dan dialog terhadap permasalahan.
Sementara itu, pihak Polda Bali turun tangan untuk mengatasi permasalahan ini. Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan menjelaskan jika pihaknya telah mendengar kronologi kejadian tersebut.
Singkatnya, dia menjelaskan jika ada perdebatan antara pihak aktivis dan ormas. Khususnya perdebatan mengenai kegiatan diskusi tersebut yang disebut tidak melakukan pemberitahuan atau izin dari pihak yang berwenang.
“Saat itu sempat terlihat adanya perdebatan di antara kedua belah pihak dan terdengar juga menyebutkan bahwa kegiatan tersebut belum ada pemberitahuan dan atau izin ke pihak yang berwenang,” ujar Jansen saat dihubungi pada Selasa (21/5/2024).
Jansen juga mengonfirmasi jika tidak mengetahui adanya kegiatan yang menyebabkan peristiwa pengintimidasian tersebut.
Baca Juga: 5 Topik Perbincangan Presiden RI Joko Widodo-Elon Musk, Pengembangan Investasi Digarisbawahi
Polda Bali tidak mengetahui adanya kegiatan diskusi aktivis di hotel tersebut. Begitu juga Polda Bali yang tidak mengetahui adanya rencana dari pihak ormas untuk menghentikan kegiatan tersebut.
“Intinya Polda Bali tidak mengetahui ada kegiatan yang dilakukan di hotel tersebut dan juga rencana pihak-pihak yang melarang atau menghentikan kegiatan tersebut,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Jansen menyebut jika pihaknya akan mendalami kasus tersebut. Namun, hingga saat ini tidak ada pelaporan yang dilakukan pihak mana pun kepada Polda Bali.
“Ini masih kami dalami dan kami belum tau pasti apa masalahnya dan siapa-siapa yang miskomunikasi tersebut. Karena sampai saat ini belum ada laporan resmi kepada kepolisian,” pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, kegiatan Forum Air untuk Rakyat dijadwalkan untuk digelar di Denpasar pada Senin (20/5/2024) hingga (23/5/2024).
Sebelumnya juga, Menteri Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan juga mempersilakan pihak mana pun untuk melakukan aksi hingga demonstrasi selama rangkaian kegiatan WWF berlangsung.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Registrasi Akun SNPMB 2026 dan Jadwal Pelaksanaan SNBP Terbaru
-
Siapa Sebenarnya Pelapor Pandji? Polisi Usut Klaim Atas Nama NU-Muhammadiyah yang Dibantah Pusat
-
Langit Jakarta 'Bocor', Mengapa Modifikasi Cuaca Tak Digunakan Saat Banjir Melanda?
-
Debit Air Berpotensi Naik, Ditpolairud Polda Metro Jaya Sisir Permukiman Warga di Pluit
-
Bus TransJakarta Hantam Tiang PJU di Kolong Tol Tanjung Barat, Satu Penumpang Terluka!
-
El Clasico Legenda Bakal Hadir di GBK, Pramono Anung: Persembahan Spesial 500 Tahun Jakarta
-
Jakarta Dikepung Banjir, Ini 5 Cara Pantau Kondisi Jalan dan Genangan Secara Real-Time
-
Superflu vs Flu Biasa: Perlu Panik atau Cukup Waspada?
-
BNI Pertegas Dukungan Sekolah Rakyat untuk Perluas Pemerataan Pendidikan Nasional
-
Tutup Rakernas I 2026, PDIP Umumkan 21 Rekomendasi Eksternal