Suara.com - Kasus Vina Cirebon sampai saat ini masih terus menjadi perhatian publik. Sosok ayah mendiang Eky, Iptu Rudiana yang sempat menghilang, kini kembali muncul.
Pada foto yang beredar, terlihat Iptu Rudiana mengikuti turnamen bulu tangkis yang digelar Polres Cirebon Kota dalam rangka memperingati HUT ke-78 Bhayangkara di salah satu GOR Bulutangkis di Jalan Tuparev, Kota Cirebon, Selasa (25/6/2024).
Terlihat pada foto itu, Iptu Rudiana berfoto bersama jajaran Polres Cirebon. Rudiana terlihat kenakan celana pendek warna hitam dan kaos putih berlogo Bhayangkara di tengah.
Di foto itu juga terlihat Kapolres Cirebon AKBP Rano Hadiyanto yang berdiri, kedua dari kenan di samping Rudiana.
Tammpak Iptu Rudiana sedikit tersenyum ke arah kamera sambil memegang raket bulutangkis.
Eky ialah kekasih Vina yang tewas pada 2016. Pasangan kekasih ini diduga tewas akibat pengeroyokan oleh sejumlah orang dari geng motor.
Ayah mendiang Eky, Iptu Rudiana sempat dicari keberadaannya. Bahkan beberapa waktu lalu, pengcara Hotman Paris ungkap cerita mengejutkan tentang Rudiana.
“Empat hari lalu, ada oknum polisi yang mengaku utusan dari Pak Rudiana,” beber Hotman Paris Hutapea di kawasan Kelapa Gading, Jakarta, Selasa (11/6/2024).
Polisi tersebut meminta Hotman Paris Hutapea dan tim Hotman 911 untuk jadi kuasa hukum Rudiana.
“Dia mau menunjuk kami sebagai kuasa hukumnya,” kata Hotman Paris Hutapea.
Namun di balik permintaan tersebut, orang utusan Rudiana juga membawa pesan bagi Hotman Paris Hutapea dan tim Hotman 911. Mereka diminta meyakinkan publik bahwa Pegi Setiawan yang kini ditangkap memang benar otak pembunuhan Vina dan Eky.
“Ada pesan terselubung kalau Pak Rudiana yakin pelakunya adalah Pegi,” bongkar Hotman Paris Hutapea.
Hotman Paris Hutapea dan tim Hotman 911 pun tegas menolak permintaan orang utusan Rudiana. Sebab sampai hari ini, mereka pun belum sepenuhnya yakin kalau Pegi Setiawan memang otak pembunuhan Vina dan Eky.
“Kami menolak untuk jadi kuasa hukum Pak Rudiana. Ini seolah-olah yang penting Pegi dihukum, selesai,” tegas Hotman.
Berita Terkait
-
Dilaporkan Keluarga Terpidana Kasus Vina Cirebon, Pak RT yang Diduga Beri Keterangan Palsu Malah Minggat
-
Ketua RT Dan Anaknya Dipolisikan Diduga Beri Keterangan Palsu Kasus Vina, Akun YouTube Dedi Mulyadi Terseret
-
Dedi Mulyadi Turun Tangan soal Drama Vina Cirebon: 5 Keluarga Lapor Ketua RT ke Bareskrim
-
Polda Jabar Mangkir Sidang Praperadilan Tersangka Kasus Vina Cirebon, Pegi Setiawan Ngadu Ini ke Menko Polhukam
-
Keluarga Terpidana Kasus Vina Polisikan Ketua RT Terkait Kesaksian Palsu, Dedi Mulyadi Ikut Mendampingi
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
Pilihan
-
Jumlah Tentara AS Tewas di Perang Iran Bertambah
-
Percakapan Terakhir Ali Khamenei Sebelum Dibom Israel-AS Terungkap: Menolak Masuk Bunker
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
Terkini
-
Horor Sahur di Bekasi: Perampokan Maut di Jatibening, Suami Tewas dan Istri Kritis
-
Arab Saudi Cegat Drone di Dekat Pangkalan Udara Prince Sultan Air Base
-
Muhammadiyah Kecam Serangan AS-Israel ke Iran: Pelanggaran Berat Hukum Internasional
-
Jumlah Tentara AS Tewas di Perang Iran Bertambah
-
Pemkot Jakbar Segel Lapangan Padel di Kembangan yang Beroperasi Tanpa Izin Lengkap
-
Kuwait Tembak Jatuh 3 Pesawat Tempur F-15 Amerika Serikat
-
Wilayah Udara Timur Tengah Ditutup, Ditjen Imigrasi Berlakukan Izin Tinggal Terpaksa untuk WNA
-
Alarm Merah! 75 Ribu Pelajar di Bandung Terindikasi Gangguan Mental
-
Iran Tegaskan Tak Ada Negosiasi, Harap Negara Sahabat Kutuk Serangan AS
-
Percakapan Terakhir Ali Khamenei Sebelum Dibom Israel-AS Terungkap: Menolak Masuk Bunker