Suara.com - Tiga orang anggota polisi lalu lintas (Polantas) menerima uang suap di Jalan Tol Halim, Jakarta Timur. Aksi ini sempat viral di media sosial usai videonya diunggah akun Instagram @wargajakrta.id. Dalam tayangan tersebut, peristiwa pungli terekam kamera dashcam sebuah mobil losbak yang saat itu diberhentikan oleh petugas.
Peristiwa bermula ketika tiga anggota Polantas berjaga di pecahan jalur Tol Halim, Jakarta Timur. Pengendara losbak kemudian dihentikan laju kendaraannya.
"Bang, maaf ya jangan telat motongnya abangkuh," kata salah satu anggota polisi, dikutip Jumat (5/7/2024).
"Oh iya," kata pengemudi.
Anggota polisi itu kemudian menanyakan surat-surat, mulai dari SIM hingga STNK ke pengemudi losbak.
Pengemudi sempat mengelak jika dirinya tidak menggunakan marka jalan. Namun polisi menyebut jika si pengemudi memotong jalan.
"Tapi saya gak (potong jalan) ini pak, gak injak marka," kata si pengemudi.
"Bukan masalah injak marka pak, kamu memotong, saya gak bilang injak marka," kata petugas.
Saat menyerahkan surat-surat SIM dan STNK, pengemudi menyelipkan sejumlah uang di dalam STNK tersebut, yang kemudian diserahkan ke petugas.
Baca Juga: Kena OTT Saber Pungli, Komisioner Bawaslu Medan Azlansyah Hasibuan Divonis 1,5 Tahun Bui
Setelah menerima uang dari pengemudi, polisi langsung mempersilahkannya jalan.
"Mau ke mana Pak?," kata si polisi.
"Itu ke Kelapa Gading," kata pengemudi losbak sembari hendak melajukan mobilnya.
Sementara itu, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman mengakui anggotanya melakukan pungli.
"Saya meminta maaf kepada masyarakat daripada orang yang memang mengalami langsung dengan berkomunikasi di lapangan," kata Latif, kepada awak media, Jumat (5/7/2024).
Latif kemudian menjelaskan jika aksi pungli tersebut terjadi pada Kamis (4/7) kemarin di KM 0700 Tol Halim mengarah ke Semanggi sekira pukul 10.00 WIB.
Tag
Berita Terkait
-
Viral! Aksi Pungli di Bengkalis Terekam Kamera, Pelaku Ciut Saat Tahu Direkam
-
Viral Dulu, Ini Kronologi Lengkap Pemerasan Oknum Satpol PP Pekanbaru
-
Kena OTT Saber Pungli, Komisioner Bawaslu Medan Azlansyah Hasibuan Divonis 1,5 Tahun Bui
-
Polda Lampung Ditantang Tuh sama Netizen!, Sopir Truk Ini Dianiaya hingga Patah Tulang saat Dipalak Preman
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan
-
Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci
-
Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok
-
Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka
-
Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan
-
Dikenal Baik dan Suka Menolong, Menteri Koperasi Ngaku Sering Tukar Pikiran dengan Haerul Saleh
-
Haerul Saleh Wafat dalam Tragedi Kebakaran, Mentan: Beliau Selalu Mengedepankan Kepentingan Bangsa
-
Polemik Anggaran Pendidikan! JPPI Sebut Jutaan Guru Hidup dengan Upah Tak Layak
-
Kasus Pelecehan Santri Pati: Selly Gantina Ingatkan Bahaya Sembunyikan Pelaku
-
Gus Ipul Konsultasi Soal Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Rp 27 Miliar ke KPK